PADANG PARIAMAN

Los Pasar Ambruk Saat Ramai Pengunjung di Padang Pariaman, Beruntung tak Ada Korban

1
×

Los Pasar Ambruk Saat Ramai Pengunjung di Padang Pariaman, Beruntung tak Ada Korban

Sebarkan artikel ini
Kondisi bangunan los Pasar Rakyat Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar yang ambruk sekitar pukul 10.45 WIB tadi. Antara/HO- Dokumen Pribadi Plt Camat VII Koto Anton Wira Tanjung

PARITMALINTANG, RADARSUMBAR.COM – Sebuah los di Pasar Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, ambruk saat hari pekan, Sabtu (19/4) sekitar pukul 10.45 WIB. Meski sempat menimbulkan kepanikan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban karena saat terdengar suara ‘kerik-kerik’ dari bangunan, pedagang dan pengunjung langsung menyelamatkan diri,” ujar Plt Camat VII Koto, Anton Wira Tanjung, saat dikonfirmasi.

Peristiwa terjadi saat pasar sedang ramai dikunjungi warga yang hendak berbelanja kebutuhan mingguan. Menurut Anton, beberapa pengunjung sempat mendengar suara aneh dari bangunan los, dan segera memberi tahu pedagang dan warga lainnya. Tak lama setelah dievakuasi, bangunan tersebut ambruk dan menimbun barang dagangan.

“Dagangan yang tertimbun di antaranya sayuran, cabai, bedak, dan barang kebutuhan pokok lainnya,” ungkapnya.

Los yang roboh itu merupakan bangunan lama yang dibangun sekitar tahun 1985. Saat ini, para pedagang yang terdampak telah dialihkan ke los baru yang dibangun pada 2016, sehingga aktivitas jual beli di pasar kembali berjalan normal.

Petugas gabungan dari BPBD Padang Pariaman, TNI, dan Polri dikerahkan untuk membersihkan material reruntuhan agar tidak membahayakan pedagang dan pengunjung. Mereka juga membantu mendirikan tenda darurat untuk pedagang yang terdampak.

Anton mengatakan pihak kecamatan bersama pengelola pasar akan segera mengusulkan perbaikan los yang ambruk tersebut kepada Bupati Padang Pariaman melalui dinas terkait.

“Pasar ini merupakan pusat kegiatan ekonomi masyarakat, jadi kami harap perbaikan bisa dilakukan secepatnya,” tegasnya. (rdr/ant)