PASAMAN BARAT

UMKM di Pasaman Barat Tumbuh 2.000 Unit dalam Dua Tahun, Didominasi Usaha Kuliner

3
×

UMKM di Pasaman Barat Tumbuh 2.000 Unit dalam Dua Tahun, Didominasi Usaha Kuliner

Sebarkan artikel ini
Kantor Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Pasaman Barat. Dinas terkait mencatat ada penambahan 2.000 UMKM dalam dua tahun terakhir. ANTARA/Altas Maulana

SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mencatat pertumbuhan signifikan jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Dalam dua tahun terakhir, UMKM bertambah sebanyak 2.000 unit, dari sebelumnya 21.000 menjadi 23.000.

“Berbagai jenis UMKM tumbuh pesat setelah masa pandemi COVID-19, termasuk di Pasaman Barat. Saat ini, tercatat ada lebih dari 23.000 UMKM di daerah kami,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Pasaman Barat, Pahrein, di Simpang Empat, Sabtu.

Pahrein menjelaskan, mayoritas UMKM yang berkembang bergerak di sektor non-pertanian, terutama kuliner dan usaha perdagangan kecil lainnya.

Saat pandemi melanda, banyak pelaku usaha kecil yang terpaksa menutup usahanya. Namun, pemerintah daerah terus mendorong pemulihan sektor ini melalui pelatihan dan bantuan stimulan.

“Kami lakukan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM pelaku UMKM, termasuk manajemen usaha, pemasaran, hingga perizinan,” ujarnya.

Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM juga aktif melakukan sosialisasi terkait verifikasi halal. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk lokal.

“Sosialisasi halal menjadi fokus kami. Meski pengurusannya tidak sulit—cukup dengan melampirkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan mendaftar ke KUA setempat—hingga saat ini baru sekitar 100 UMKM yang memiliki sertifikat halal,” jelasnya. (rdr/ant)