KESEHATAN, RADARSUMBAR.COM – Kunyit putih semakin populer sebagai salah satu pengobatan herbal alternatif untuk mengatasi gangguan asam lambung.
Rempah yang memiliki nama latin Curcuma zedoaria ini dikenal kaya akan senyawa aktif yang dipercaya dapat menenangkan perut dan meredakan gejala GERD (gastroesophageal reflux disease).
Kunyit putih merupakan tanaman herbal yang tumbuh di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia, China, India, dan Thailand.
Selain digunakan sebagai bumbu dapur, kunyit putih juga dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional untuk menurunkan demam, mengatasi diare, menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, hingga meningkatkan kesuburan.
Melansir laman pafikepanambas.org, kunyit putih juga kerap digunakan sebagai solusi herbal untuk mengatasi asam lambung. Namun, benarkah manfaat tersebut telah terbukti secara medis?
Potensi Manfaat Kunyit Putih bagi Penderita Asam Lambung
Penyakit asam lambung atau GERD terjadi ketika asam dari lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi terbakar di dada (heartburn), perut kembung, hingga mual.
Sebagian orang mencoba mengatasi kondisi ini secara alami, salah satunya dengan konsumsi kunyit putih. Kunyit putih mengandung senyawa aktif seperti kurkumin dan terpenoid, yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.
Berkat kandungan ini, kunyit putih diyakini dapat membantu menetralkan asam lambung serta mengurangi peradangan di saluran pencernaan.
Namun demikian, laman yang sama menyebutkan bahwa manfaat kunyit putih untuk asam lambung masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Bahkan, pada sebagian orang, konsumsi kunyit dapat memperburuk gejala. Oleh karena itu, penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati.
Kunyit putih dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, misalnya sebagai bumbu masakan atau diseduh menjadi teh herbal dari bubuk kunyit putih.
Selain itu, penderita asam lambung juga disarankan untuk memperhatikan pola makan dan gaya hidup. Berikut beberapa makanan dan kebiasaan yang dapat membantu meredakan asam lambung:
- Sayuran hijau seperti bayam, kacang hijau, kembang kol, dan brokoli
- Buah rendah asam seperti pisang, melon, semangka, dan timun
- Biji-bijian utuh, seperti beras merah dan oatmeal
- Minuman alami seperti air lemon hangat yang dicampur madu
Jangan lupa untuk makan secara perlahan, hindari berbaring setelah makan, batasi konsumsi kafein dan alkohol, serta hentikan kebiasaan merokok untuk mencegah kekambuhan.
Meskipun tergolong alami, kunyit putih tidak selalu aman dikonsumsi oleh semua orang. Jika sedang mengonsumsi obat pengencer darah atau memiliki kondisi seperti diabetes, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis. Sebab, zat aktif dalam kunyit bisa berinteraksi dengan obat atau memperburuk kondisi medis tertentu. (rdr/alodokter)






