SUMBAR

Bulog Sumbar Siap Serap Jagung Petani Lokal, Targetkan 40 Ribu Ton

0
×

Bulog Sumbar Siap Serap Jagung Petani Lokal, Targetkan 40 Ribu Ton

Sebarkan artikel ini
Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumbar Darma Wijaya sat diwawancarai di Padang terkait serapan jagung di Ranah Minang. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Perum Bulog Wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) membuka peluang untuk menyerap komoditas jagung dari petani lokal sebagai langkah mendukung ketahanan pangan nasional sesuai arahan Badan Pangan Nasional.

“Saat ini Bulog memang belum menyerap jagung di Sumbar karena kami masih memetakan potensi wilayahnya,” ujar Pemimpin Bulog Wilayah Sumbar, Darma Wijaya, di Padang, Rabu (16/4).

Mantan Wakil Pemimpin Bulog NTT itu menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan petani begitu wilayah penghasil jagung teridentifikasi. Serapan akan dilakukan berdasarkan ketentuan harga pembelian tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah.

Bulog akan membeli jagung petani dengan harga Rp5.500 per kilogram. Pembelian langsung dari petani ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani jagung di Ranah Minang.

“Penetapan harga ini adalah bentuk perlindungan dan keberpihakan pemerintah kepada petani,” tambahnya.

Berdasarkan arahan pusat, Bulog Sumbar ditargetkan menyerap hingga 40 ribu ton jagung. Untuk memenuhi target tersebut, Bulog gencar memetakan daerah yang menjadi sentra produksi jagung.

“Serapan jagung di Sumbar cukup tinggi, terutama di Kota Payakumbuh yang dikenal sebagai pusat peternakan,” katanya.

Selama ini, jagung dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar sebagian besar dijual ke Payakumbuh sebagai bahan utama pembuatan pakan ternak seperti pelet. Bahkan, tidak sedikit petani yang memilih menjual hasil panennya ke provinsi tetangga karena tawaran harga yang lebih menguntungkan.

“Beberapa petani juga sudah bermitra langsung dengan produsen pakan ternak, sehingga hasil panen mereka sudah punya tujuan pemasaran tetap,” pungkasnya. (rdr/ant)