OPINI

Anak Gubernur Sumbar Minta Maaf, Tempat Baralek Sudah Sesuai Aturan

0
×

Anak Gubernur Sumbar Minta Maaf, Tempat Baralek Sudah Sesuai Aturan

Sebarkan artikel ini
Yohanes Wempi (penulis) hadir di baralek anak Gubernur. (dok. tangkapan layar)
Yohanes Wempi (penulis) hadir di baralek anak Gubernur. (dok. tangkapan layar)

Suasana baralek pihak padusi anak Gubernur Sumatera Barat sudah sesuai dengan aturan keramaian, dimana tenda pesta tidak memakai badan jalan raya, namun tetap di halaman rumah mempelai padusi.

Bagindo Yohanes Wempi – Tokoh Masyarakat Sumbar

Walaupun jarak antara rumah dengan jalan raya sekitar 5-7 meter, kita selaku warga yang hadir memastikan fasilitas umum tidak dipakai oleh pihak padusi menantunya pak Gubernur Sumbar untuk acara baralek, tetap lokasi kediaman mempelai perempuan dari menantu Gubernur Sumatera Barat ini.

Secara pribadi kita yang hadir acara baralek anak Gubernur Sumbar kemarin itu yang memakai jalan untuk turun dari kendaraan, maka jalan tersebut agak macet.

Karena rumah manantu pak Gubernur Sumbar ini terletak di pingir jalan utama lalu banyak pengunjung atau undangan yang hadir maka dipastikan akan terjadi kemacetan sementara, jadi bukan baralek yang menutup badan jalan.

Tapi kami undangan yang turun dari mobil, lalu membuat kemacetan, karena tamu yang datang disana pernikahan tentu kedatangan itu serentak, jadi kami mohon maaf atas nama warga yang hadir acara baralek kemarin, membuat macet dan sekarang viral di medsos.

Saat kemacetan itu terjadi pak Gubernur pun ikut terlibat mengarahkan petugas yang awalnya tidak ada karena memang acara baralek ini di pihak padusi.

Sekali lagi kita atas nama warga yang hadir baralek anak Gubernur Sumatera Barat mengucapkan mohon maaf ada gangguan jalan karena kita turun dari mobil serentak.

Alhamdulillah pihak pemerintah provinsi sudah menjelaskan juga terhadap kemacetan tersebut, seperti Mursalim Kepala Biro Administrasi Pimpinan sudah menjelaskan.

Mursalim menceritakan, kemacetan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB pada Jumat (11/4/2025) saat akan dilaksanakan prosesi ijab kabul di rumah ‘anak daro’ atau mempelai wanita.

Saat itu, secara hampir bersamaan datang rombongan Gubernur Mahyeldi dan Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir sehingga menimbulkan kemacetan.

Dibenarkan Pesta pernikahan anak Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi pada Jumat (11/4/2025), membuat heboh. Video kemacetan di lokasi pesta di Jalan Lintas Sumatera, Tanjung Gadang, Sijunjung itu viral dan membuat netizen berang.

“Peristiwa yang dilihat di video itu adalah saat rombongan Gubernur dan Bupati datang sehingga terjadi macet,” kata Mursalim, Minggu (13/4/2024).

Mursalim mengaku, saat kejadian dirinya berada di lokasi mendampingi gubernur sehingga tahu persis peristiwa. Saat pesta itu, kata Mursalim, ada tim dari kepolisian dan dinas perhubungan yang mengatur jalan serta polisi pamong praja mengatur parkir kendaraan.

“Memang terjadi macet. Wajarlah namanya orang pesta dan rombongan datang bersamaan. Tapi macet itu hanya sebentar karena ada polisi, Dishub dan polisi pamong praja mengaturnya,” jelas Mursalim.

Mursalim menyebutkan, pesta itu dilaksanakan di tempat mempelai wanita karena di Minang sudah suatu kebanggan pesta baralek dilaksanakan di rumah anak daro atau mempelai wanita.

Mursalim juga memastikan tenda pesta tidak sampai menggunakan jalan raya karena jarak antara rumah dengan jalan raya sekitar 5-7 meter.

“Tidak sampai menggunakan fasilitas umum jalan raya. Tenda tidak sampai memakai badan jalan ya. Ini perlu diluruskan,” kata Mursalim dikutip dari berita kompas.

Sekali lagi Kita warga yang hadir mohon maaf atas terjadinya kemacetan disaat baralek anak Gubernur Sumbar kemarin. (**)