SUMBAR

Beberapa Calon Haji Sumbar Batal Berangkat, Kemenag Siapkan Calon Haji Cadangan

0
×

Beberapa Calon Haji Sumbar Batal Berangkat, Kemenag Siapkan Calon Haji Cadangan

Sebarkan artikel ini
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar Mahyudin. (Antara/HO-Humas Kemenag Sumbar)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Barat terus mendata calon haji yang tidak memenuhi syarat istitaah untuk musim haji 1446 Hijriah.

“Kami belum mendapatkan angka pasti karena tahapannya masih terus berjalan,” kata Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar, Mahyudin, di Padang, Sabtu (12/4).

Meski begitu, Mahyudin mengungkapkan ada laporan dari Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam mengenai calon haji yang tidak memenuhi syarat istitaah.

“Di Kabupaten Agam, ada calon haji yang tidak mendapatkan surat keterangan istitaah dari pihak kesehatan karena yang bersangkutan terkena stroke menjelang keberangkatan,” ujarnya.

Mahyudin berharap kuota Provinsi Sumbar untuk musim haji 1446 Hijriah yang berjumlah 4.613 orang dapat terpenuhi, mengingat sebagian besar calon haji telah menunggu belasan tahun untuk melaksanakan ibadah haji.

“Angka pastinya belum didapatkan, tetapi mudah-mudahan jumlah calon haji yang tidak memenuhi syarat tidak banyak,” harapnya.

Menurut Mahyudin, kewenangan untuk menentukan seseorang memenuhi syarat atau tidak terletak pada instansi kesehatan. Secara umum, seseorang dinyatakan tidak istitaah apabila memiliki kondisi kesehatan permanen atau belum dapat melunasi biaya haji.

“Bagi calon haji yang sudah menunggu 13 tahun namun batal berangkat, insyaallah niat mereka untuk mendaftar haji sudah dicatat Allah,” ujar Mahyudin.

Bagi calon haji yang dipastikan tidak memenuhi syarat, Kemenag telah menyiapkan regulasi mengenai calon haji cadangan. Artinya, jika ada jamaah yang seharusnya berangkat pada 2026, mereka bisa berpeluang menunaikan ibadah haji pada 2025 jika terpilih menggantikan calon haji yang batal berangkat.

“Namun, ini tergantung ketersediaan kuota kosong, dan calon haji cadangan harus siap berangkat tahun ini,” jelas Mahyudin. (rdr/ant)