SUMBAR

108 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi Selama Operasi Ketupat Singgalang 2025, 21 Orang Tewas

0
×

108 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi Selama Operasi Ketupat Singgalang 2025, 21 Orang Tewas

Sebarkan artikel ini
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Nur Setiawan usai menggelar jumpa pers di Padang, Kamis (10/4). ANTARA/FathulAbdi

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kepolisian mencatat sebanyak 108 kecelakaan lalu lintas selama operasi khusus Lebaran 2025 yang digelar di Provinsi Sumatera Barat sejak 26 Maret hingga 8 April 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun lalu.

“Selama operasi berlangsung, tercatat 108 kecelakaan lalu lintas. Angka ini meningkat dibandingkan dengan tahun lalu,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Nur Setiawan, dalam konferensi pers di Padang, Kamis.

Operasi dengan sandi “Operasi Ketupat Singgalang 2025” diadakan oleh Polda Sumbar untuk mengamankan momen Lebaran, termasuk mengawal arus mudik dan balik.

Dwi menjelaskan bahwa dari 108 kecelakaan tersebut, tercatat 21 orang tewas, 12 orang mengalami luka berat, dan 201 orang lainnya mengalami luka ringan. Kerugian materil akibat kecelakaan ini diperkirakan lebih dari Rp468 juta.

“Namun, tidak semua kecelakaan terjadi di jalur mudik atau balik Lebaran. Dari 108 kasus tersebut, 57 di antaranya terjadi di jalur mudik,” jelasnya.

Polisi juga telah melakukan evaluasi terhadap penyebab meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas selama periode operasi. Kecelakaan paling banyak terjadi pada malam hari, antara pukul 21.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, serta pada sore hari antara pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Evaluasi juga menunjukkan bahwa banyak pengendara yang terlibat kecelakaan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), yang seharusnya menjadi legalitas dan jaminan kemampuan mengemudi.

“Ini harus menjadi perhatian bagi seluruh pihak. Jangan mengendarai kendaraan bermotor tanpa SIM demi keselamatan dan keamanan perjalanan,” tegas Dwi. (rdr/ant)