LIFESTYLE, RADARSUMBAR.COM – Peningkatan likuiditas dan penurunan tekanan jual, serta sentimen positif di pasar derivatif, Aave (AAVE) berada di jalur yang tepat untuk mencapai kenaikan harga yang signifikan.
Pengamat pasar dan investor akan terus memantau indikator-indikator ini untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.
Kenaikan potensial 30,72% yang dipetakan di grafik bisa terwujud jika kondisi-kondisi ini terus mendukung pertumbuhan Aave (AAVE).
Jika anda tertarik untuk trading crypto seperti trading bitcoin, Ethereum, Solana, dan lainnya, silakan cari platform crypto yang aman dan terpercaya.
Apa itu AAVE?
Aave adalah aplikasi pasar uang terdesentralisasi berbasis blockchain Ethereum. Memiliki banyak kesamaan dengan aplikasi Compound, Aave memungkinkan penggunanya untuk mendepositokan aset crypto untuk mendapat bunga, dan juga meminjam aset crypto untuk investasi atau kebutuhan lainnya.
Jika pada ekosistem keuangan tradisional dibutuhkan peran institusi keuangan untuk melakukan pinjam meminjam dana, dengan Aave, proses ini diotomatisasi dengan kumpulan smart contract Aave di blockchain Ethereum.a.
Melalui smart contract, Aave menjembatani kebutuhan antara pemberi pinjaman yang ingin memperoleh bunga dari aset yang tidak digunakan, dengan peminjam yang membutuhkan aset sebagai modal investasi.
Aave sendiri memiliki governance token bernama AAVE yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk melakukan voting terhadap perubahan pada protokol Aave.
Pada proyek-proyek DeFi atau decentralized finance seperti Aave, kehadiran governance token diperlukan untuk mendistribusikan wewenang kepada pengguna agar platform tetap terdesentralisasi.
Sebagai salah satu aplikasi DeFi yang populer, token AAVE adalah salah satu koin DeFi terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar dengan nilai sebesar $3.6 milyar per Juli 2021. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apa itu AAVE, yuk simak penjelasannya di bawah ini.
Fitur Utama AAVE
Per Juli 2021, ada sebanyak 28 aset yang ditawarkan oleh Aave untuk aktivitas pinjam meminjam. Lalu, bagaimana caranya untuk mulai mendapatkan bunga dari deposito aset crypto maupun melakukan pinjaman di Aave?
Berikut penjelasan dan contoh penggunaannya untuk lebih memahami tentang apa itu Aave dan fitur utamanya.
- Mendapatkan bunga di Aave
Untuk mulai mendapatkan bunga di aplikasi ini, yang pertama kali harus kamu lakukan adalah menyetorkan aset crypto. Saat menyetorkan aset, pengguna akan menerima sejumlah aToken, yaitu token yang mewakili jumlah saldo pengguna dalam protokol dan memperoleh bunga dari waktu ke waktu.
Jika kamu mendepositkan USDT, kamu akan menerima aUSDT. Jika kamu mendepositokan YFI, kamu akan menerima aYFI dan begitu pula dengan token lainnya.
Bunga akan segera bertambah pada aToken pengguna. Pengguna harus menukarkan aToken untuk menerima kembali modal yang disetorkan ditambah bunga yang diperoleh.
- Meminjam dana dengan Aave
Aave juga memungkinkan pengguna melakukan leverage atau strategi investasi menggunakan uang pinjaman sebagai modal. Sebelum mulai meminjam di Aave, pengguna harus menyetorkan aset sebagai jaminan, dan jumlah yang disetor harus lebih tinggi dari jumlah yang dipinjam.
Ini berarti jika kamu ingin meminjam aset crypto senilai $100, kamu harus terlebih dahulu menyetorkan aset yang nilainya lebih dari $100.
Hal ini untuk meminimalisasi resiko pemberi pinjaman apabila terjadi penurunan harga aset crypto yang dipinjamkan. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah contoh penggunaannya:
Satu hal yang perlu kamu perhatikan, jika terjadi penurunan harga aset crypto, Aave dapat melikuidasi hingga 50% dari jaminan pengguna yang melakukan peminjaman. Sehingga kamu harus berhati-hati saat ingin mencoba leverage.
Besaran bunga yang akan diterima atau harus dibayar oleh pengguna
Bunga Peminjaman
Bagi pengguna yang hendak melakukan pinjaman, Aave akan meminta mereka memilih tingkat suku bunga tahunan stabil (Stable Annual Percentage Rate (APR) atau tingkat suku bunga tahunan variabel (Variable Annual Percentage Rate (APR).
Pada Stable APR, besaran bunga tidak berubah-ubah dan cocok untuk peminjam yang lebih menyukai kepastian jumlah bunga yang harus dibayarkan.
Sementara pada Variable APR, besaran bunga ditentukan dengan algoritma berdasarkan banyaknya deposit dan permintaan aset dalam protokol Aave. Sehingga besaran bunga bisa lebih kecil atau lebih besar dari yang ditawarkan oleh Stable APR.
Bunga Pemberi Dana
Untuk pemberi dana, tingkat bunga yang diberikan tergantung pada tingkat pemanfaatan aset dalam liquidity pool. Jika hampir semua aset dalam pool telah digunakan, tingkat bunga yang ditawarkan akan lebih tinggi agar lebih banyak pengguna yang tertarik untuk menyetor lebih banyak modal.
Jika hampir tidak ada aset dalam pool yang digunakan, tingkat bunga yang dikenakan menjadi rendah untuk menarik lebih banyak jumlah pinjaman.
Perkembangan Aave
Pada April 2021, Aave secara resmi bekerja sama dengan Polygon, protokol untuk menghubungkan jaringan blockchain yang kompatibel dengan Ethereum, untuk mengatasi tingginya biaya transaksi dan juga kecepatan proses transaksi yang lambat.
Dalam waktu 7 hari setelah peluncuran Aave di Polygon, jumlah transaksi di Aave melonjak lebih dari 50%, sementara jumlah dompet aktif yang berinteraksi dengan smart contract Aave meningkat hampir 20%.
Siapa penemu Aave?
AAVE dibuat oleh Stani Kulechov. Stani sedang belajar hukum di Universitas Helsinki ketika dia pertama kali mendalami Ethereum dan mengeksplorasi bagaimana teknologi blockchain Ethereum berdampak sangat besar pada sistem keuangan tradisional.
Kulechov mendirikan Aave pada tahun 2017, dan hingga saat ini total aset yang dikunci di dalam protokol Aave sudah mencapai $11,3 milyar.
Analisa dan Prediksi
Analisis dari AMBCrypto menunjukkan bahwa aliran likuiditas ke dalam ekosistem Aave (AAVE) akan memainkan peran kunci dalam mencapai kemampuan untuk mengatasi hambatan garis menurun saat ini.
Rasio kapitalisasi pasar terhadap Total Value Locked (TVL) adalah metrik yang digunakan untuk menilai nilai ekosistem relatif terhadap pertumbuhan harga.
Ketika rendah, ini menunjukkan bahwa ekosistem sedang berkembang dengan lebih banyak interaksi dari para peserta, yang memiliki efek jangka panjang terhadap harga.
Saat ini, rasio tersebut berada di 0,15, menandakan pertumbuhan ekosistem. Oleh karena itu, hanya masalah waktu sebelum Aave (AAVE) mengalami rally. Di pasar spot, tekanan jual telah menurun di antara para pedagang yang sebelumnya sangat bearish.
Pada 19 Maret, para pedagang ini menjual Aave (AAVE) senilai $5,5 juta, sebuah tren yang berlanjut di hari-hari berikutnya dengan penjualan jutaan dolar lagi.
Data terkini menunjukkan bahwa penjualan telah turun menjadi hanya $110.000 penurunan yang signifikan. Perubahan ini menunjukkan bahwa penjual berkurang, dan pembelian mungkin segera dimulai.
Bahkan di pasar derivatif, para pedagang bertaruh pada kenaikan harga Aave (AAVE). Saat ini, Tingkat Pendanaan Berbobot OI, yang menggabungkan pendanaan dan Open Interest untuk menentukan sentimen pasar, telah berubah positif menjadi 0,0087%.
Pembacaan positif ini menunjukkan bahwa pembeli di pasar mengambil alih, karena lebih banyak kontrak yang belum diselesaikan didominasi oleh posisi long, yang membayar biaya premium secara berkala untuk mempertahankan posisi mereka.
Volume pasar derivatif juga condong ke arah bullish, karena Rasio Pembelian-Penjualan Taker telah berubah menjadi 1,0056. Setiap kali rasio ini melintasi di atas 1, ini menunjukkan lebih banyak pembelian daripada penjualan dalam 24 jam terakhir.
Jika metrik kunci ini terus berubah positif, maka Aave (AAVE) bisa melihat kenaikan harga besar dalam minggu ini.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor. (rdr)






