BUKITTINGGI

Kecelakaan di Malalak, Bus Pariwisata Rem Blong, 37 Penumpang Terluka

0
×

Kecelakaan di Malalak, Bus Pariwisata Rem Blong, 37 Penumpang Terluka

Sebarkan artikel ini
Bus Pariwisata tujuan Palembang mengalami kecelakaan tunggal di jalan lintas alternatif Kota Bukittinggi - Kota Padang, Sumatera Barat. Antara/Al Fatah

BUKITTINGGI, RADARSUMBAR.COM – Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan bus pariwisata terjadi di jalur alternatif Kota Bukittinggi menuju Kota Padang, Sumatera Barat, tepatnya di Jalan Malalak, Kabupaten Agam, pada Minggu (6/4) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kapolresta Bukittinggi melalui Kasatlantas, M. Irsyad, mengonfirmasi kejadian tersebut. “Benar, kecelakaan terjadi di Jalan Malalak Selatan. Bus dengan nomor polisi BK 7029 UA, yang sedang dalam perjalanan menuju Palembang, mengalami kecelakaan tunggal,” kata Irsyad.

Bus tersebut membawa 37 penumpang dan lima awak bus, yang terdiri dari seorang sopir, seorang kernet, dan dua agen. Bus berangkat dari Terminal Simpang Aur pada pukul 10.00 WIB, namun setiba di lokasi kejadian, bus hilang kendali.

“Dugaan sementara, rem bus blong, sehingga menabrak tumpukan batu di pinggir jalan dan menyebabkan bus terbalik ke sebelah kanan,” tambahnya.

Akibat kecelakaan ini, sopir bernama Misnan (40) dan tiga penumpang mengalami luka serius di bagian kepala. Mereka segera dilarikan ke Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) di Kota Bukittinggi. Beberapa korban lainnya mendapatkan pengobatan di Puskesmas Malalak serta rumah-rumah warga setempat.

“Dari total korban, empat orang dirawat di RSAM, 19 di Puskesmas Malalak, dan 20 lainnya mengalami luka lecet dan goresan,” ungkap Irsyad. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan proses evakuasi bus masih berlangsung.

Tak hanya itu, sekitar satu jam setelah kecelakaan bus, sebuah mobil sedan juga mengalami rem blong dan menabrak seorang pengendara sepeda motor di lokasi yang sama. Korban sempat terseret di bawah mobil hingga akhirnya diselamatkan oleh petugas kepolisian dan warga setempat.

Kasatlantas menghimbau agar pengendara selalu waspada, mengingat jalur lalu lintas yang semakin padat. “Kami mengingatkan pengendara untuk selalu memeriksa kendaraan sebelum bepergian dan mengutamakan keselamatan,” tutup Irsyad. (rdr/ant)