BUKITTINGGI

Gunung Marapi Erupsi Lagi, Kolom Abu Tembus 1.000 Meter, Warga Diminta Waspada

0
×

Gunung Marapi Erupsi Lagi, Kolom Abu Tembus 1.000 Meter, Warga Diminta Waspada

Sebarkan artikel ini
Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat.(ANTARA/HO-Humas PGA Gunung Marapi)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kembali erupsi dan melontarkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter di atas puncak gunung.

“Terjadi erupsi Gunung Marapi pada pukul 16.04 WIB dengan tinggi kolom abu yang teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak gunung,” kata petugas Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, Teguh, di Padang, Rabu.

Kolom abu vulkanik yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah timur. Letusan tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 30,3 milimeter dan durasi sekitar 39 detik.

Selain itu, pada Rabu pagi pukul 06.25 WIB, Gunung Marapi juga erupsi dengan tinggi kolom terpantau sekitar 350 meter di atas puncak gunung. Letusan ini berdurasi sekitar 57 detik dengan amplitudo 1,6 milimeter.

Petugas PGA Gunung Marapi lainnya, Ahmad Rifandi, mengimbau masyarakat untuk mematuhi semua rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Kami mengimbau agar masyarakat mematuhi semua rekomendasi yang dikeluarkan oleh PVMBG,” kata Rifandi.

Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak mencoba mendaki Gunung Marapi, mengingat gunung api tersebut masih dalam kondisi aktif pasca-erupsi, dan saat ini berada dalam masa libur Idul Fitri 1446 Hijriah.

BKSDA Sumbar bersama Pemerintah Kabupaten Agam dan Tanah Datar telah sepakat untuk menutup jalur pendakian ke Gunung Marapi.

Menurut data PVMBG, aktivitas vulkanik Gunung Marapi berada pada level II atau waspada. Dengan status tersebut, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi, antara lain agar masyarakat, pendaki, atau pengunjung tidak memasuki wilayah dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi (Kawah Verbeek).

PVMBG juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran, atau bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi untuk selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya banjir lahar hujan, terutama saat musim hujan. (rdr/ant)