JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Korban tewas akibat gempa dahsyat yang mengguncang Myanmar bertambah menjadi 2.719 orang, dengan 4.521 korban luka dan lebih dari 400 lainnya hilang, menurut laporan China Central Television (CCTV) pada Selasa.
Sebelumnya, pada Senin (31/3), Kantor Berita Xinhua mengutip otoritas setempat yang melaporkan lebih dari 2.000 orang tewas, sekitar 3.900 luka-luka, dan 270 orang hilang.
Pemerintah Myanmar mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari pascagempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang negara tersebut. Bendera nasional Myanmar dikibarkan setengah tiang sebagai simbol berkabung.
Sejumlah negara, termasuk Indonesia, Rusia, India, China, Thailand, Uni Emirat Arab, serta PBB, telah mengirim tim pencarian dan penyelamatan, bersama dengan bantuan kemanusiaan, untuk mendukung upaya pemulihan pascagempa. (rdr/ant)






