DHARMASRAYA

Tradisi Ziarah Rumah Gadang Kaum Mandahiliang, Sarana Silaturahmi Meriahkan Idul Fitri di Nagari Sikabau

0
×

Tradisi Ziarah Rumah Gadang Kaum Mandahiliang, Sarana Silaturahmi Meriahkan Idul Fitri di Nagari Sikabau

Sebarkan artikel ini
Suasana tradisi Ziarah Rumah Gadang di Rumah Gadang Dt Jati Suku Mandahiliang di Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Selasa (1/4/2025). Antara/Ilka Jensen.

PULAUPUNJUNG, RADARSUMBAR.COM – Kaum Pasukuan Mandahiliang di Nagari Sikabau, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menggelar tradisi Ziarah Rumah Gadang sebagai bentuk silaturahmi dalam rangka merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah.

“Ini adalah acara rutin yang digelar setiap tahunnya, sebagai kesempatan berharga untuk saling bersilaturahmi antara mamak, cucu kemenakan, bundo kanduang, dan antar sesama,” kata Pucuk Pimpinan Suku Mandahiliang, Jamhur Dt Jati, di Pulau Punjung, Selasa.

Ziarah Rumah Gadang menjadi puncak dari rangkaian tradisi tahunan keluarga besar pasukuan Mandahiliang dalam menyambut Ramadhan dan Lebaran. Sebelumnya, kegiatan seperti takbiran dan halal bihalal juga dilaksanakan untuk menyambut bulan suci.

Jamhur berharap tradisi ini tetap dipertahankan di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang bisa mengubah tatanan kehidupan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga adat, etika, tata krama, dan sopan santun, serta mengingatkan untuk memanfaatkan teknologi dengan bijak, terutama dalam penggunaan media sosial.

“Adat mengajarkan kita hidup dengan etika dan sopan santun. Teknologi harus digunakan untuk mempermudah kehidupan, bukan untuk merusak nilai-nilai tersebut,” tambah Jamhur.

Ia juga mengingatkan orang tua untuk mengajarkan anak-anak dan cucu-cucu mereka tentang pentingnya ilmu adat, agama, dan budi pekerti. “Jangan sampai anak-anak terjerumus pada kegiatan yang tidak bermanfaat dan tidak sesuai dengan adat istiadat kita,” katanya.

Ziarah Rumah Gadang dilaksanakan di Rumah Gadang Suku Mandahiliang, di Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung. Acara dihadiri oleh pucuk pimpinan suku, jajaran, kaum bundo kanduang, pemuda pemudi, serta masyarakat adat setempat.

Acara dimulai dengan Makan Bajamba atau makan bersama, dengan menu khas Ranah Minang seperti rendang, gulai ayam, dendeng, dan hidangan Lebaran lainnya. Setelah itu, para peserta mendengarkan arahan dari niniak mamak suku, dan acara diakhiri dengan saling bermaaf-maafan.

Wali Nagari Sikabau, Abdul Razak, menambahkan bahwa tradisi Ziarah Rumah Gadang juga dilaksanakan oleh enam suku adat yang ada di nagari tersebut, yaitu Suku Malayu, Suku Patapanag Ateh, Suku Patapang Bawuah, Suku Tigo Nini, Suku Piliang, dan Mandahiliang.

“Saya berharap masyarakat Nagari Sikabau dapat menjadikan Ziarah Rumah Gadang sebagai sarana silaturahmi dan saling memaafkan di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Abdul Razak. (rdr/ant)