PASAMAN BARAT

188 Personel Polisi Amankan 27 Titik Lokasi di Pasaman Barat saat Malam Takbiran

0
×

188 Personel Polisi Amankan 27 Titik Lokasi di Pasaman Barat saat Malam Takbiran

Sebarkan artikel ini
Personel Polres Pasaman Barat saat persiapan pengamanan malam takbiran, Minggu (30/3/2025). ANTARA/HO-Humas Polres Pasaman Barat.

SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Kepolisian Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat, mengerahkan 188 personel untuk mengamankan malam takbiran di 27 titik lokasi yang ramai dilalui warga pada Minggu (30/3) malam.

Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, mengatakan bahwa pengamanan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran perayaan malam takbiran dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif bagi masyarakat.

“Malam takbiran adalah momen yang sangat dinantikan oleh umat Muslim. Oleh karena itu, kami harus memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam merayakannya. Seluruh personel kami instruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Sebanyak 188 personel disiagakan dan disebar ke berbagai titik strategis, seperti masjid-masjid, pusat kota, ruas jalan utama, dan persimpangan rawan macet, untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas serta potensi gangguan keamanan.

“Seiring dengan meningkatnya aktivitas dan volume kendaraan di jalan, jajaran kami melakukan pengamanan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” kata AKBP Agung.

Titik-titik rawan yang menjadi lokasi pengamanan antara lain sepanjang kantor Bupati Pasaman Barat hingga gerbang jalur protokol 32, simpang rumah sakit Yarsi Ibnu Sina, simpang Masjid Agung, simpang Pasaman Baru, depan Sejati Swalayan, serta simpang-simpang lainnya yang dianggap rawan kecelakaan dan potensi tindak kriminal.

Selain pengaturan arus lalu lintas dan patroli, personel Polres Pasaman Barat juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang melaksanakan malam takbiran untuk tetap waspada terhadap kejahatan jalanan.

“Kami mengimbau agar seluruh masyarakat menjaga ketertiban dan keamanan, serta tidak bereuforia secara berlebihan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya. (rdr/ant)