PASAMAN BARAT

Libur Lebaran, Pemkab Pasaman Barat Siapkan Empat Destinasi Wisata Pantai

0
×

Libur Lebaran, Pemkab Pasaman Barat Siapkan Empat Destinasi Wisata Pantai

Sebarkan artikel ini
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat Afrizal. ANTARA/Altas Maulana

SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, telah menyiapkan empat destinasi wisata yang dapat dinikmati wisatawan selama libur Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Keempat destinasi tersebut menawarkan pemandangan alam pantai yang indah dan berbagai kegiatan menarik untuk memeriahkan liburan.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat, Afrizal, menyebutkan bahwa empat objek wisata tersebut adalah Pohon Seribu Sasak, Muaro Pantai Sasak, Pantai Sikabau, dan Pantai Air Bangis. Keempatnya merupakan destinasi wisata pantai yang selalu ramai dikunjungi wisatawan setiap musim liburan.

“Pantai Sasak akan menjadi pusat kegiatan selama libur Lebaran, dengan mengadakan pesta pantai yang melibatkan penampilan kesenian kebudayaan dan hiburan rakyat,” ungkap Afrizal, Kamis (27/3).

Pesta pantai ini akan digelar di tiga titik utama, yaitu di objek wisata Pohon Seribu Jorong Pondok, Muaro Pantai Sasak, dan Pantai Indah Maligi. Acara ini akan menampilkan berbagai kesenian tradisional seperti tari piring, ronggeng, dan seni budaya lainnya sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya lokal sekaligus menghibur para perantau yang pulang kampung.

Selain hiburan budaya, pihak Dinas Pariwisata Pasaman Barat juga akan menghadirkan produk kerajinan lokal dan ekonomi kreatif, serta menyajikan kuliner khas dari Pantai Sasak untuk memanjakan pengunjung.

Afrizal menambahkan bahwa Pantai Sasak merupakan salah satu destinasi unggulan yang saat ini masih dalam tahap pengembangan. Meskipun begitu, Pantai Sasak telah menjadi salah satu objek wisata yang sangat dinantikan oleh wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

“Demi mengembangkan potensi wisata ini, kita perlu melakukan pembenahan yang lebih baik, membentuk kelompok sadar wisata, dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut menjaga keberlanjutan objek wisata ini,” jelas Afrizal. (rdr/ant)