PADANG, RADARSUMBAR.COM – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Yuliot Tanjung melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji, serta fasilitas penyalur di Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (26/3).
“Dalam rangka menghadapi Idul Fitri 2025, kami melakukan pengecekan untuk memastikan ketersediaan rantai pasok BBM dan elpiji di Sumbar,” kata Wamen ESDM Yuliot Tanjung.
Setelah menerima laporan dari pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Yuliot menyebutkan bahwa kebutuhan masyarakat diperkirakan mengalami lonjakan sekitar 22 persen dibandingkan dengan kebutuhan harian biasa.
Dari hasil pengecekan di IT Teluk Kabung, Wamen ESDM menyatakan bahwa Pertamina sudah siap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, apalagi perusahaan pelat merah itu telah melakukan persiapan sejak 17 Maret 2025.
Selain di IT Teluk Kabung, Yuliot juga memantau kesiapan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), termasuk SPBU Modular yang disiapkan di rest area Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin. Ia menambahkan bahwa pendirian SPBU Modular di rest area tol tersebut merupakan langkah antisipasi untuk mengatasi lonjakan volume kendaraan saat arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1446 Hijriah.
Executive General Manager Pertamina Regional Sumbagut, Sunardi, mengungkapkan bahwa Pertamina telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat, di antaranya dengan memastikan pasokan BBM tersedia di 1.005 titik, termasuk 287 SPBU yang siap melayani masyarakat 24 jam. Selain itu, terdapat 1.079 pertashop, 11 titik layanan BBM dan Kiosk, 32 motoris, serta 49 tangki yang siap siaga.
Untuk kebutuhan rumah tangga, terutama elpiji tiga kilogram, Pertamina juga memastikan pasokan aman dengan 933 agen, 778 di antaranya merupakan agen PSO dan 149 agen non-PSO. Terdapat juga 37.280 pangkalan elpiji PSO dan 7.205 outlet LPG non-PSO, serta tujuh agen minyak tanah PSO yang siap melayani. (rdr/ant)





