AGAM

Pemkab Agam Gelar 12 Kali Pasar Murah Antisipasi Kenaikan Harga Selama Ramadhan

0
×

Pemkab Agam Gelar 12 Kali Pasar Murah Antisipasi Kenaikan Harga Selama Ramadhan

Sebarkan artikel ini
Pengunjung sedang melakukan transaksi dengan petugas saat gerakan pasar murah di halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam, Rabu (26/3). Dok Antara/Yusrizal

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menggelar gerakan pasar murah sebanyak 12 kali untuk mengantisipasi kenaikan harga selama Ramadhan 1446 Hijriyah. Pasar murah ini difokuskan untuk memasarkan hasil pertanian lokal, guna menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam, Rosva Deswira, menjelaskan bahwa gerakan pasar murah ini dilaksanakan di 10 kecamatan, termasuk Kecamatan Lubuk Basung, Palembayan, Palupuh, Malalak, Tanjung Mutiara, dan beberapa kecamatan lainnya. “Kami sudah mengadakan pasar murah sebanyak 12 kali selama Ramadhan,” kata Rosva di Lubuk Basung, Selasa.

Dalam gerakan pasar murah ini, berbagai kebutuhan pokok yang dijual seperti cabai merah, beras, telur ayam, dan lainnya berasal dari petani di kecamatan Matur, Sungai Pua, Banuhampu, dan Tilatang Kamang. Untuk barang seperti minyak goreng, daging, dan gula, Pemerintah Kabupaten Agam bekerja sama dengan Bulog.

“Kami menggandeng petani, Bulog, dan pelaku usaha lainnya untuk menyukseskan gerakan pasar murah ini,” tambahnya.

Rosva mengungkapkan bahwa harga kebutuhan pokok yang dijual dalam pasar murah tersebut disubsidi oleh Pemkab Agam melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Beberapa harga subsidi yang diberikan antara lain, bawang merah seharga Rp3.000 per kilogram, telur ayam ras seharga Rp5.000 per krat, gula pasir Rp2.000 per kilogram, beras Rp1.000 per kilogram, dan daging Rp20.000 per kilogram.

“Minyak goreng sekitar satu ton terjual, gula sudah 400 kilogram, dan kebutuhan lainnya juga banyak yang terjual. Selama Ramadhan, yang paling populer adalah minyak goreng, gula, dan telur,” ungkap Rosva. (rdr/ant)