PASAMAN

Dishub Pasaman Barat Ingatkan Pemudik Waspadai Ancaman Banjir dan Longsor di Jalur Talamau

0
×

Dishub Pasaman Barat Ingatkan Pemudik Waspadai Ancaman Banjir dan Longsor di Jalur Talamau

Sebarkan artikel ini
Arus Mudik di jalur jalan Manggopoh Pasaman Barat masih lancar. Diperkirakan arus kendaraan akan meningkat tiga hari menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. (ANTARA/Altas Maulana).

SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mengimbau pemudik yang melintasi sejumlah lokasi di daerah itu untuk tetap waspada terhadap potensi banjir dan longsor.

“Ada beberapa lokasi yang rawan banjir dan longsor, kami mengingatkan agar pemudik tetap berhati-hati,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Pasaman Barat, Bakarudin, di Simpang Empat, Senin (24/3).

Menurut Bakarudin, Kecamatan Talamau menjadi salah satu daerah yang paling rawan terhadap bencana tersebut. Jalan lintas Talamau, yang menghubungkan Kabupaten Pasaman Barat ke Kabupaten Pasaman serta ke Sumatera Utara, sering dilalui kendaraan, namun memiliki kondisi geografis yang rentan terhadap banjir dan longsor karena dekat dengan perbukitan.

Selain itu, wilayah Kajai juga memiliki tanah yang labil setelah terkena dampak gempa pada 2022 lalu, yang memperburuk potensi longsor.

“Kami mengimbau agar pemudik tetap waspada saat melintasi jalur tersebut,” tambahnya. Bakarudin menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, yang telah menyiapkan alat berat ekskavator untuk penanganan longsor jika diperlukan.

Sebagai antisipasi, pihaknya juga telah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk memasang plang peringatan di daerah Panti Pasaman, agar kendaraan tidak melanjutkan perjalanan menuju Pasaman Barat jika terjadi longsor.

Selama libur Lebaran 2025, Dishub Pasaman Barat juga menurunkan personel di pos pengamanan dan pos pelayanan. “Personel kami akan berada di pos setiap hari, bekerja sama dengan instansi terkait lainnya,” ujar Bakarudin.

Meskipun arus mudik di daerah tersebut belum terlalu ramai satu pekan menjelang Idul Fitri, diperkirakan volume kendaraan akan meningkat pada tiga hari jelang Lebaran. (rdr/ant)