BERITA

Mensos Imbau KPM Manfaatkan Bansos untuk Peningkatan Kesejahteraan dan Pendidikan Anak

0
×

Mensos Imbau KPM Manfaatkan Bansos untuk Peningkatan Kesejahteraan dan Pendidikan Anak

Sebarkan artikel ini
Warga Kota Madiun, Jatim menerima sejumlah bantuan sosial di aula Kantor Kelurahan Nambangan Lor Kota Madiun, Kamis (20/3/2025). (ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, mengingatkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk memanfaatkan bantuan sosial (bansos) sesuai dengan peruntukannya guna memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

Hal tersebut disampaikan Mensos saat berdialog dengan 300 KPM di Masjid Jami Baiturrahmah, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada Minggu (23/3). Dalam pernyataan tertulis, Mensos mengajak KPM untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto dengan memanfaatkan setiap bantuan secara tepat sasaran.

“Bantuan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan, baik dari sisi ekonomi maupun sosial, jadi gunakanlah dengan bijak untuk kebaikan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kementerian Sosial menggelontorkan dana sebesar Rp153,337 miliar untuk 42.561 KPM di Kota Surakarta pada tahun ini. Diharapkan pemanfaatan bansos yang tepat dapat membantu peningkatan kualitas hidup masyarakat, dengan semangat kebersamaan dan kedekatan dengan Tuhan.

Selain membahas pemanfaatan bansos, Mensos juga mendalami profil 300 KPM yang hadir dalam dialog tersebut. Banyak di antaranya merupakan lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Sekolah Menengah Atas (SMA), meski ada juga yang hanya lulus dari Sekolah Dasar (SD) atau bahkan tidak tamat SD.

Berdasarkan profil tersebut, Mensos mengimbau agar pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) memberikan pendampingan yang lebih tepat, guna membantu KPM meningkatkan kesejahteraan dan keluar dari ketergantungan bansos.

“Saya ingin memotivasi mereka agar semakin semangat, tidak hanya sekadar menerima bantuan, tetapi juga berusaha untuk beralih ke usaha produktif, khususnya bagi yang usia produktif,” katanya.

Mensos juga mengajak KPM untuk berpartisipasi dalam mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga miskin dan miskin ekstrem. Salah satu program yang sedang digarap adalah Sekolah Rakyat, yang memberikan pendidikan akademis dan karakter bagi anak-anak dari keluarga miskin untuk menjadi agen perubahan dalam memutus mata rantai kemiskinan.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menyatakan dukungannya terhadap program Sekolah Rakyat dan mengajak warga untuk berkomitmen mendukungnya. “Kami siap menyediakan lahan untuk pembangunan sekolah gratis ini,” kata Respati, sambil mengajak ibu-ibu yang hadir untuk memastikan anak-anak mereka mendapat pendidikan yang layak dari negara.

Dengan adanya Sekolah Rakyat ini, diharapkan anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem dapat mengakses pendidikan yang lebih baik dan memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih cerah. (rdr/ant)