AGAM

Pemkab Agam Gelar Pasar Murah Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri

0
×

Pemkab Agam Gelar Pasar Murah Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
Petugas sedang melayani pembeli saat pasar murah diadakan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Ketenagakerjaan Agam, Kamis (20/3/2025). ANTARA/ HO-Disperindagnaker Agam.

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan (Disperindagnaker) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menggelar pasar murah sebagai upaya menyediakan bahan pokok untuk keperluan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah sekaligus menekan angka inflasi di daerah tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Ketenagakerjaan Agam, Rio Eka Putra, di Lubuk Basung, Jumat, mengatakan pasar murah ini diadakan dua kali di Kecamatan Bawan pada Selasa (18/3) dan Lubuk Basung pada Jumat (21/3).

“Pasar murah kami adakan di kantor kecamatan dengan sasaran masyarakat sekitar,” katanya, didampingi Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian Perdagangan dan Ketenagakerjaan Agam, Donfri Edward.

Pihaknya menyediakan 200 kupon untuk warga yang ingin membeli bahan kebutuhan pokok dengan harga subsidi saat pasar murah tersebut. Bahan pokok yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, telur ayam, dan lainnya.

“Satu kupon bisa digunakan untuk membeli tiga jenis bahan pokok dan pedagang tidak diperbolehkan membeli barang tersebut,” tambahnya.

Pasar murah ini bekerjasama dengan penyedia atau pedagang, dengan harga kebutuhan pokok yang lebih murah dari harga pasar karena mendapat subsidi dari pemerintah.

Untuk beras, subsidi yang diberikan sebesar Rp1.000 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp3.000 per liter, dan telur ayam ras disubsidi Rp5.000 per krat. Subsidi ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Agam 2025.

“Tujuan pasar murah ini adalah untuk menekan inflasi menjelang Idul Fitri, sehingga harga kebutuhan tetap normal di Agam,” ujar Rio. Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat tidak mengeluhkan kenaikan harga bahan pokok saat Lebaran, mengingat permintaan yang tinggi menjelang Idul Fitri. (rdr/ant)