SOLOK SELATAN

Pemkab Solok Selatan Imbau Pedagang tak Menimbun Barang Kebutuhan Pokok jelang Lebaran

0
×

Pemkab Solok Selatan Imbau Pedagang tak Menimbun Barang Kebutuhan Pokok jelang Lebaran

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi bersalaman dengan pedagang telur saat melakukan Sidak ke pasar Muaralabuh guna memastikan ketersediaan dan harga kebutuhan pokok menjelang memasuki hari raya Idul Fitri 1446 Hijriyah. Antara/Erik

PADANGARO, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mengimbau para pedagang untuk tidak menimbun barangbara menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah agar pasokan barang tetap lancar dan harga tetap terkendali.

“Jika permintaan meningkat sementara pasokan menurun, harga barang bisa naik. Oleh karena itu, kami mengimbau pedagang untuk tidak menimbun stok barang, dan kami akan terus memantau situasi ini,” kata Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Muaralabuh, Kamis.

Yulian menjelaskan, harga kebutuhan pokok di Pasar Muaralabuh masih terjangkau, sama halnya dengan kondisi di Pasar Padang Aro saat sidak pada Rabu lalu. Beberapa komoditas penting seperti daging, ayam, telur, cabai, dan sayuran masih berada pada level harga normal yang dapat dijangkau masyarakat.

“Semoga hingga menjelang Lebaran, tidak ada fluktuasi harga yang signifikan,” ujar Yulian.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan menjelang Lebaran, tanpa melakukan pembelian berlebihan yang dapat memengaruhi kestabilan harga.

Sidak pasar ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten bersama dengan Forkopimda untuk memastikan kestabilan harga pangan menjelang Lebaran 1 Syawal 1446 Hijriah.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Solok Selatan, Nurhayati, menambahkan bahwa berdasarkan kunjungan ke dua pasar utama di daerah ini, daya beli masyarakat saat ini masih cenderung lemah.

“Jual beli di pasar saat ini masih cukup lesu dibandingkan dengan kondisi normal, dan ini sejalan dengan kondisi perekonomian masyarakat saat ini,” jelasnya.

Namun, Nurhayati optimis bahwa dengan semakin dekatnya Lebaran dan libur panjang, pengeluaran masyarakat akan meningkat, sehingga daya beli pun diperkirakan akan kembali naik. (rdr/ant)