AGAM

Letusan Gunung Marapi Terkini: Dentuman Keras Dirasakan Warga, Status Waspada Terus Berlaku

0
×

Letusan Gunung Marapi Terkini: Dentuman Keras Dirasakan Warga, Status Waspada Terus Berlaku

Sebarkan artikel ini
Gunung Marapi meletus yang dipotret warga dari arah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Kamis (13/3). (Antara/HO-Istimewa)

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kota Bukittinggi melaporkan bahwa tinggi kolom abu erupsi Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, tidak teramati akibat tertutup awan.

“Erupsi terjadi pada pukul 08.42 WIB, namun tinggi kolom abu tidak teramati,” kata petugas PGA Gunung Marapi, Teguh, di Bukittinggi, Sabtu.

Berdasarkan data PGA Kota Bukittinggi, letusan yang terjadi pada ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (MDPL) tersebut memiliki amplitudo maksimum sebesar 30,5 milimeter dan berlangsung selama sekitar satu menit dua detik.

Letusan Gunung Marapi kali ini juga diiringi oleh suara dentuman keras yang terdengar hingga ke beberapa daerah seperti Kota Padang Panjang, Koto Baru, Nagari Sungai Pua, dan Panganak, Kota Bukittinggi.

Asna, salah satu warga Bukittinggi, mengungkapkan bahwa Gunung Marapi cukup sering meletus dalam beberapa bulan terakhir. Selain dentuman keras, erupsi Marapi juga sering disertai dengan hujan abu.

“Ya, cukup sering meletus dalam beberapa bulan terakhir,” ujar Asna.

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Marapi saat ini berada pada status Level II atau waspada. Dengan status tersebut, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi, di antaranya meminta masyarakat, pendaki, atau pengunjung untuk tidak memasuki atau beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek Gunung Marapi.

PVMBG juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar lembah, aliran, atau bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi untuk selalu mewaspadai potensi bahaya banjir lahar hujan, terutama selama musim hujan. (rdr/ant)