BUKITTINGGI, RADARSUMBAR.COM – Polresta Bukittinggi menyiagakan 250 personel untuk mengamankan perayaan Idul Fitri tahun ini, yang resmi dimulai dengan Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2025. Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Kombes Pol Yessi Kurniati, didampingi Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, pada Kamis (20/3).
Kapolresta Kombes Pol Yessi Kurniati meminta seluruh jajaran dan 250 personel yang ditugaskan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk kemacetan, dan menyiapkan seluruh kesiapan pengamanan dengan baik. Hal ini seiring diberlakukannya sistem one way oleh Polda Sumbar.
“Gelar pasukan ini menandakan dimulainya Operasi Ketupat Singgalang, dan diharapkan seluruh pengamanan Lebaran dapat berjalan aman dan lancar, baik di Bukittinggi maupun Kabupaten Agam bagian timur,” ujar Yessi Kurniati.
Para personel tersebut akan ditempatkan di Pospam terpadu yang berlokasi di Jam Gadang, serta lima Pos Pelayanan dan dua Pos Pengamanan di objek wisata, seperti Kebun Binatang dan Panorama.
Seperti pada tahun sebelumnya, pemberlakuan sistem one way akan diberlakukan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas. Jalur dari Padang menuju Bukittinggi akan melewati Padang Panjang, sedangkan sebaliknya, Bukittinggi menuju Padang akan melalui jalur Malalak.
Kapolresta menambahkan, personel juga akan memantau dan mengevaluasi titik-titik kemacetan, seperti ruas jalan menuju pusat kota, serta jalur-jalur utama masuk kota, seperti dari arah Padang Luar, Simpang Biaro, dan Gadut. “Puncak keramaian diperkirakan terjadi pada H+2 Lebaran, dan rekayasa arus lalu lintas akan disesuaikan dengan situasi di lapangan,” ujarnya.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengungkapkan bahwa selama momen Lebaran, pihaknya akan menghadapi beberapa tantangan, termasuk kepadatan arus lalu lintas, kemacetan, dan persoalan parkir, terutama di objek wisata. Untuk itu, Pemko Bukittinggi akan menempatkan petugas piket di lapangan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pengunjung agar tetap merasa aman dan nyaman.
Ramlan juga mengimbau masyarakat untuk memberikan kesempatan bagi para tamu dan pengunjung menikmati suasana Lebaran. “Kota Bukittinggi selalu menjadi tujuan utama pengunjung dari berbagai daerah. Kami berharap masyarakat bisa mendukung pengaturan lalu lintas dan pengelolaan parkir yang baik,” katanya.
Untuk mengatasi masalah parkir, Pemko Bukittinggi akan menyediakan lokasi parkir darurat. Ramlan mengingatkan agar tarif parkir sesuai dengan ketentuan Peraturan Daerah (Perda), untuk menjaga citra positif Kota Bukittinggi di mata pengunjung. (rdr/ant)





