JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Tiga pemain sepak bola naturalisasi, Emil Audero Mulyadi, Joey Mathijs Pelupessy, dan Dean Ruben James, resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) setelah pengambilan sumpah dan janji setia pewarganegaraannya di Roma, Italia, pada Senin waktu setempat.
Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI, Nico Afinta, menyampaikan bahwa pemberian kewarganegaraan kepada ketiga atlet tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah Indonesia dalam pengembangan olahraga nasional.
“Momentum ini bukan sekadar tentang perubahan status kewarganegaraan, melainkan juga tentang harapan dan cita-cita besar untuk membangun kemajuan Indonesia,” ujar Nico dalam acara pengambilan sumpah.
Nico berharap, dengan bergabungnya pemain berkualitas ke dalam Tim Nasional (Timnas) Indonesia, peluang untuk tampil maksimal di kompetisi bergengsi internasional semakin terbuka lebar.
Naturalisasi atlet di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan RI, yang memungkinkan pemberian kewarganegaraan bagi orang asing yang telah berjasa bagi negara atau untuk kepentingan negara.
Proses naturalisasi para atlet tersebut didukung oleh berbagai kementerian dan lembaga yang tergabung dalam Tim Pemeriksa dan Penelitian Pemberian Pewarganegaraan (TP4), termasuk Direktorat Jenderal AHU Kemenkumham RI, Kementerian Sekretariat Negara RI, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, dan organisasi olahraga terkait. Selain itu, Kedutaan Besar RI di Roma, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI, serta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) turut berperan dalam proses tersebut.
Selama proses naturalisasi, para atlet juga harus menjalani serangkaian tahapan, termasuk meminta pertimbangan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Nico menambahkan bahwa kehadiran atlet diaspora yang memiliki keturunan Indonesia merupakan wujud komitmen pemerintah untuk memberikan kesempatan bagi mereka untuk membela Merah Putih.
Beberapa agenda besar yang menjadi target utama sepak bola Indonesia antara lain FIFA World Cup 2026, Kualifikasi Piala Asia 2027, peringkat 100 besar FIFA, dan 10 besar Asia dalam FIFA Matchday.
“Hal ini merupakan cita-cita besar seluruh bangsa Indonesia, dan juga menjadi bagian dari visi Presiden Prabowo,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham RI, Widodo, menegaskan komitmennya untuk mendukung semua proses naturalisasi yang bertujuan untuk kepentingan prestasi olahraga nasional.
“Menteri Hukum sudah memberikan arahan untuk mendukung dan mempercepat semua proses naturalisasi yang memiliki kepentingan prestasi nasional dan kebanggaan bangsa, tentunya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kewarganegaraan,” ujar Widodo.
Pemerintah juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan sektor swasta, dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan kompetitif. (rdr/ant)





