JAMBI, RADARSUMBAR.COM – Kemacetan panjang terjadi di jalan alternatif Padang Lamo, Desa Teluk Kayu Putih, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo, Jambi, setelah tanah permukaan jalan ambles (turun). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB siang tadi, dekat jembatan Sungai Mungo, sehingga lalu lintas kendaraan roda empat terhenti total.
Camat VII Koto, Samsir, menjelaskan bahwa tanah ambles ini disebabkan oleh tingginya intensitas kendaraan yang melintas, terutama karena jalan ini menjadi alternatif jalur lintas tengah Sumatera yang sebelumnya terputus.
“Lokasi tanah yang turun berada di dekat jembatan Sungai Mungo, dan saat ini tanah yang ambles lebarnya mencapai empat meter dengan kedalaman dua meter. Semua kendaraan roda empat, termasuk bus, tidak bisa lewat,” ujar Samsir.
Akibatnya, kemacetan panjang mengular di sepanjang jalan alternatif tersebut. Samsir menambahkan bahwa pihaknya bersama TNI, Polri, dan masyarakat setempat sedang bergotong-royong untuk membuat jembatan darurat menggunakan batang kelapa di atas lokasi tanah yang ambles.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Tebo dan Dinas Perhubungan Tebo juga telah mengimbau agar kendaraan roda empat, termasuk bus, untuk memutar arah sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terburuk. (rdr/ant)






