SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat, melakukan pengecekan kebutuhan bahan pokok di sejumlah toko di Simpang Empat pada Rabu (5/3). Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1446 Hijriah.
Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, mengungkapkan bahwa pengecekan dilakukan untuk menjamin kelancaran distribusi kebutuhan pokok kepada masyarakat. “Pengecekan ini penting untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang wajar selama Ramadhan hingga Idul Fitri,” ujar Agung.
Dalam kesempatan tersebut, Agung menekankan agar pengelola toko tidak menjual barang di atas harga eceran tertinggi (HET) dan memastikan harga tercantum jelas di setiap item. Ia juga mengingatkan pengelola untuk tidak menimbun bahan pokok atau menjual barang kedaluwarsa, yang bisa membahayakan kesehatan masyarakat.
“Jangan coba-coba menjual barang kedaluwarsa. Selain itu, menimbun barang akan kami tindak tegas,” tegasnya.
Hasil pantauan di sejumlah toko menunjukkan bahwa ketersediaan bahan pokok mencukupi hingga Idul Fitri, dengan harga yang masih terjangkau. Misalnya, harga beras lokal Tilatang Kamang Rp187.000 per 10 kilogram, telur ayam Rp50.000 hingga Rp52.500 per tray, gula pasir Rp18.500 per kilogram, dan tepung Segitiga Biru Rp12.800 per kilogram.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ekadiana Oktavia, menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan pengawasan terhadap makanan dan minuman kedaluwarsa. “Kami terus memantau ketersediaan, harga, dan masa kedaluwarsa pangan untuk memastikan kelancaran hingga Idul Fitri,” ujarnya.
Sementara itu, pengelola swalayan di Simpang Empat, Rizki Maulana, memastikan bahwa stok bahan pokok masih cukup dan harga tetap stabil. “Kami berkomitmen tidak memajang barang kedaluwarsa dan terus memantau kualitas barang yang kami jual,” katanya.
Dengan adanya pengecekan ini, masyarakat diharapkan dapat menjalani Ramadhan dan Idul Fitri dengan aman dan nyaman, tanpa kekhawatiran akan kelangkaan atau lonjakan harga bahan pokok. (rdr/ant)






