AGAM

Satpol PP Damkar Agam Gelar Razia Warung Makanan di Siang Hari Selama Ramadhan, Siap Berikan Sanksi

1
×

Satpol PP Damkar Agam Gelar Razia Warung Makanan di Siang Hari Selama Ramadhan, Siap Berikan Sanksi

Sebarkan artikel ini
Petugas Satpol PP Damkar Agam sedang mendatangi pedagang. Dok HO/Satpol PP Damkar Agam

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melaksanakan razia terhadap warung makanan atau minuman yang beroperasi pada siang hari selama bulan Ramadhan 1446 Hijriyah.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Damkar Agam, Yul Amar, menjelaskan bahwa razia ini dimulai pada Minggu (2/3) dan akan berlangsung hingga akhir Ramadhan. “Pada razia pertama yang dilakukan pada Minggu (2/3), tidak ditemukan warung makanan yang buka,” ujarnya di Lubuk Basung, Senin.

Razia ini dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi Bupati Agam dan surat edaran Bupati Agam Nomor 400/70/Kesra/II/2025 guna menciptakan Kabupaten Agam yang madani, maju, dan berkelanjutan. Langkah ini juga merujuk pada Perda No. 1 Tahun 2020 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Pasal 44 Ayat 1 Perda tersebut mengatur larangan bagi setiap orang untuk merokok, makan, dan minum di fasilitas umum sebelum waktu berbuka puasa pada bulan Ramadhan. Sedangkan Pasal 45 mengatur sanksi administratif bagi yang melanggar, mulai dari teguran lisan hingga denda administratif.

“Jika kami menemukan pedagang yang berjualan makanan pada siang hari, maka kami akan mengambil tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Yul Amar. Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan pedagang yang berjualan selama siang hari guna menjaga kekhusukan umat Islam yang sedang berpuasa.

Laporan dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti dengan mengerahkan petugas ke lokasi untuk melakukan penertiban. “Kerjasama masyarakat sangat kami harapkan agar tidak ada pedagang yang berjualan makanan dan minuman pada siang hari selama Ramadhan,” pungkasnya. (rdr/ant)