KABUPATEN SOLOK

Pemkab Solok Targetkan Seluruh Anak TK/PAUD Miliki KIA pada 2025 Dukung NISN

0
×

Pemkab Solok Targetkan Seluruh Anak TK/PAUD Miliki KIA pada 2025 Dukung NISN

Sebarkan artikel ini
Sekda Kabupaten Solok Medison saat mengikuti Call To Service season 1 : KIA tertib, NISN valid Pemkab Solok libatkan guru SD dan TK. ANTARA/HO-Diskominfo Solok.

AROSUKA, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat, terus berupaya mempercepat kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk mendukung validasi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) di daerah tersebut. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Solok, Ricky Carnova, mengungkapkan bahwa KIA merupakan dokumen resmi yang berfungsi layaknya KTP untuk anak usia di bawah 17 tahun.

“KIA terdiri dari dua jenis, yaitu KIA untuk anak usia 0-5 tahun tanpa foto dan KIA untuk anak usia 5-17 tahun dilengkapi foto,” jelas Ricky. Ia menambahkan bahwa KIA memiliki berbagai manfaat, seperti melindungi hak anak, memudahkan akses ke layanan publik, dan mempercepat identifikasi jika terjadi peristiwa darurat.

Untuk mempercepat penerbitan KIA, Disdukcapil Kabupaten Solok telah meluncurkan beberapa inovasi, seperti program TAKESI (Tuntas Akta Kelahiran dan KIA bagi Siswa TK), kerja sama dengan Bidan Mandiri untuk identifikasi anak sejak lahir, serta STEMPEL CAP POS (Serah Terima KIA dan KTP-el) yang mempermudah distribusi dokumen kependudukan.

Sebagai langkah kreatif dalam sosialisasi KIA, Disdukcapil juga menjalin kerja sama dengan Playground Kids Solok, memberikan diskon sebesar Rp5 ribu untuk setiap anak yang sudah memiliki KIA. Ricky menargetkan pada tahun 2025 seluruh anak di tingkat TK/PAUD Kabupaten Solok sudah memiliki KIA dan meminta dukungan dari guru SD dan TK untuk mendorong orang tua mengurus KIA anak-anak mereka.

Sekda Kabupaten Solok, Medison, menggarisbawahi pentingnya percepatan kepemilikan KIA, khususnya untuk anak-anak TK dan SD. Ia berharap melalui program ini, akan tercapai digitalisasi layanan pemerintahan yang lebih baik, dimulai dari pelayanan di RSUD, puskesmas, hingga kantor camat dan wali nagari.

Pemkab Solok mengajak semua pihak, terutama tenaga pendidik, untuk berperan aktif dalam mensosialisasikan pentingnya KIA, agar anak-anak di daerah ini bisa memperoleh identitas mereka dengan mudah dan cepat. (rdr/ant)