PADANG

Pengawasan Tradisi Balimau, BPBD Padang Siagakan 35 Personil

0
×

Pengawasan Tradisi Balimau, BPBD Padang Siagakan 35 Personil

Sebarkan artikel ini
Kepala BPBD Padang Hendri Zulviton mengecek salah satu lokasi balimau. (dok. BPBD Padang)
Kepala BPBD Padang Hendri Zulviton mengecek salah satu lokasi balimau. (dok. BPBD Padang)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melakukan pengawasan tradisi ‘balimau’ yang kerap digelar masyarakat jelang masuknya bulan Puasa.

Jumat (28/2/2025), Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton langsung melalukan monitoring Giat PAM Balimau di daerah Proyek bendungan Gunung Nago dengan jumlah pengunjung sekitar 800 orang.

Pada Jumat pagi, tim BPBD Kota Padang juga telah melaksanakan Apel Persiapan Pengamanan (PAM) tradisi Balimau di Kota Padang.

Apel ini dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang serta didampingi oleh Sekretaris BPBD, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, serta Kasubag Umum.

Sebanyak 35 personel BPBD Kota Padang disiagakan dalam pengamanan tradisi Balimau yang biasanya dilakukan masyarakat di berbagai lokasi sungai, pantai, dan pemandian umum menjelang bulan Ramadan.

Dalam arahannya, Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi kejadian darurat, seperti kecelakaan air dan cuaca ekstrem.

“Kami menyiagakan personel di titik-titik rawan untuk memastikan pelaksanaantradisi Balimau berjalan dengan aman.”

“Masyarakat juga kami imbau untuk tetap berhati-hati, terutama saat berada di kawasan sungai dan pantai yang berpotensi berbahaya,” ujar Hendri Zulviton.

BPBD Kota Padang akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti, Satpol PP, Dishub, Dinas Sosial, kepolisian, TNI, Basarnas, PMI dan instansi lainnya, guna memastikan pengamanan berjalan optimal.

Selain dari Instansi kita juga di bantu dari Insan Kebencanaan seperti KSB, Tagana, KPB, relawan rumah zakat dan lainnya.

Tim BPBD Kota Padang juga akan menyiapkan peralatan penyelamatan untuk mengantisipasi kemungkinan darurat di lapangan.

Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan tradisi Balimau dengan aman dan nyaman tanpa adanya insiden yang tidak diinginkan. (rdr)