PADANG, RADARSUMBAR.COM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung di Kota Padang, Sumatera Barat, mengubah sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi, seperti meja dan kursi, dengan memanfaatkan energi terbarukan.
“Kami mengolah sampah plastik menjadi furnitur yang diproduksi menggunakan energi terbarukan, yaitu solar cell,” ujar Deden Suhermat, IT Manager Teluk Kabung, pada Kamis, 27 Februari.
Inovasi ini dilakukan sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga, yang bekerja sama dengan Kelompok Bank Sampah Teluk Kabung Tengah (TKT) Sejahtera di Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Program ini bertujuan untuk mengurangi dampak sampah plastik sekaligus mendukung energi terbarukan.
“Dengan melibatkan masyarakat sekitar, kami juga memberikan pelatihan untuk memilah sampah dengan benar dan mengubahnya menjadi barang-barang berguna, seperti meja dan kursi,” tambah Deden.
Penggunaan energi solar cell sebagai sumber daya dalam proses produksi merupakan bagian dari program desa energi berdikari yang mendukung pengurangan ketergantungan pada listrik konvensional dan mendorong pemanfaatan energi bersih.
Susanto August Satria, Area Manager Comm, Rel & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, menyebutkan bahwa Bank Sampah TKT Sejahtera sudah dimulai sejak 2023 dan bertujuan untuk menginspirasi perusahaan lain serta masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.
“Melalui program ini, kami berharap bisa mengurangi sampah, meningkatkan kesadaran lingkungan, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Susanto.
Inisiatif ini juga menjadi bukti komitmen PT Pertamina Patra Niaga dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya terkait energi bersih dan terjangkau, serta penanganan perubahan iklim melalui inovasi pengelolaan sampah dan energi terbarukan. (rdr/ant)






