PADANG, RADARSUMBAR.COM – Hamdanus dan Anandya Dipo Pratama resmi mengumumkan kolaborasi mereka dalam pencalonan sebagai Ketua dan Sekretaris KONI Sumatera Barat (Sumbar) untuk periode mendatang. Pendaftaran untuk pemilihan ini dijadwalkan akan dimulai pada April 2025.
Sebagai langkah awal dalam membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan olahraga di Sumatera Barat, Hamdanus dan Dipo menggelar acara silaturahmi dan ramah tamah dengan Ketua KONI Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.
Acara tersebut berlangsung pada Sabtu (22/2/2025) malam di Hotel Truntum, Padang. Pertemuan ini menjadi ajang diskusi mengenai masa depan olahraga Sumbar serta upaya meningkatkan kesejahteraan atlet yang selama ini dinilai masih kurang mendapat perhatian.
Visi Misi: Memajukan Olahraga Sumbar dan Meningkatkan Kesejahteraan Atlet
Dalam pemaparannya, Hamdanus dan Dipo menegaskan bahwa mereka memiliki visi besar untuk memajukan dunia olahraga di Sumatera Barat.
Namun, mereka juga menekankan bahwa keberhasilan olahraga di suatu daerah tidak hanya diukur dari prestasi, tetapi juga dari bagaimana atlet-atletnya mendapatkan kesejahteraan yang layak.
Menurut mereka, saat ini banyak atlet di Sumatera Barat yang masih jauh dari kata sejahtera. Meski telah mengharumkan nama daerah di berbagai ajang, perhatian terhadap mereka dinilai masih minim.
Oleh karena itu, jika dipercaya memimpin KONI Sumbar, mereka berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan atlet, memberikan fasilitas yang lebih baik, serta menciptakan ekosistem olahraga yang lebih profesional.
“Kita ingin olahraga di Sumbar semakin maju, tapi kita juga tidak boleh melupakan kesejahteraan atlet. Mereka adalah aset daerah yang harus mendapat perhatian lebih,” ujar Hamdanus dalam pertemuan tersebut.
Rekam Jejak: Mantan Atlet yang Berpengalaman di Dunia Kepemimpinan
Hamdanus dan Dipo bukanlah sosok baru dalam dunia olahraga. Hamdanus merupakan mantan atlet lari, sementara Dipo adalah mantan karateka yang telah mengukir berbagai prestasi dalam ajang yang diikutinya.
Di luar dunia olahraga, Hamdanus memiliki pengalaman panjang di bidang birokrasi dan politik. Saat ini, ia menjabat sebagai Staf Khusus Gubernur Sumbar, Mahyeldi.
Sebelumnya, ia pernah menjadi anggota DPRD Sumbar serta maju sebagai calon Wakil Bupati Pesisir Selatan pada Pilkada 2020. Hamdanus juga memiliki rekam jejak dalam kepengurusan KONI Sumbar.
Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum VI sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum KONI Sumbar berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum KONI Pusat Letnan Jenderal (Purn) Marciano Norman, tertanggal 14 Maret 2022.
Sementara itu, Anandya Dipo Pratama juga memiliki pengalaman yang cukup mentereng di berbagai bidang. Ia saat ini menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Sumbar, Wabendum Ikatan Keluarga Minang (IKM) Pusat, serta seorang advokat.
Dipo juga dikenal memiliki jaringan luas di tingkat nasional dan dekat dengan sejumlah tokoh politik ternama, seperti Fadli Zon dan Andre Rosiade.
Kedekatannya dengan berbagai pihak di pusat dinilai bisa menjadi keuntungan bagi perkembangan olahraga Sumbar, terutama dalam mendapatkan dukungan dan anggaran lebih besar dari pemerintah pusat.
Tak hanya itu, Dipo juga akan melakukan digitalisasi secara keseluruhan di KONI Sumbar agar transparansi tetap terjaga, baik itu dari sistem pengadaaan hingga keuangan.
Kemudian, jika dipercaya memimpin, mereka akan menyegerakan pelaksanaan Porprov di tahun 2025 ini dikarenakan sudah tiga periode tidak menggelar iven bergengsi tersebut, para atlet pun juga sudah tak sabar tampil di ajang ini.
Beruntungnya, lampu hijau untuk penyelenggaraan Porprov tahun 2025 ini juga sudah mendapat lampu hijau dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar.
Dukungan dan Harapan untuk Masa Depan KONI Sumbar
Dalam acara silaturahmi tersebut, kehadiran berbagai Ketua KONI Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat menunjukkan bahwa banyak pihak yang tertarik dengan visi dan misi pasangan ini.
Mereka berharap kepemimpinan baru di KONI Sumbar ke depan dapat membawa perubahan signifikan, terutama dalam membenahi sistem pembinaan atlet serta mendukung perkembangan berbagai cabang olahraga di daerah.
Pasangan Hamdanus-Dipo ini juga bukan kaleng-kaleng, lantaran mereka mengantongi izin dari Kepala Daerah di Sumbar, mulai Gubernur, Wakil Gubernur, jajaran Wali Kota dan Bupati se-Sumatera Barat. Karena, mereka dianggap sangat cocok untuk membawa KONI Sumbar lebih baik.
Sementara itu, Sekretaris Pribadi (Sespri) Gubernur Sumbar, Reido Deskumar, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menyebut bahwa kehadirannya bertujuan untuk melihat kapasitas pasangan Hamdanus-Dipo.
DIa menilai keduanya memiliki kompetensi dan pengalaman yang cukup untuk memimpin KONI Sumbar di masa mendatang.
“Kami ingin melihat bagaimana kesiapan mereka, dan sejauh ini, pasangan ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kapasitas untuk membawa perubahan di KONI Sumbar,” ujar Reido.
Dengan pengalaman sebagai mantan atlet, birokrat, dan pemimpin organisasi olahraga, Hamdanus dan Dipo optimistis bisa membawa KONI Sumbar ke arah yang lebih baik.
Mereka berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan atlet, membangun sistem olahraga yang lebih profesional, serta membawa prestasi olahraga Sumbar ke level yang lebih tinggi.
Pemilihan Ketua dan Sekretaris KONI Sumbar masih beberapa bulan lagi, tetapi dinamika politik olahraga di Sumatera Barat sudah mulai terasa.
Dengan berbagai dukungan dan visi yang mereka tawarkan, Hamdanus dan Dipo menjadi salah satu pasangan yang patut diperhitungkan dalam kontestasi ini. (rdr)






