PASAMAN BARAT

Ketersediaan Pangan di Pasaman Barat jelang Ramadhan 2025 Cukup

1
×

Ketersediaan Pangan di Pasaman Barat jelang Ramadhan 2025 Cukup

Sebarkan artikel ini
Hamparan sawah milik salah satu warga di Kabupaten Pasaman Barat. (ANTARA/Altas Maulana).

SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Jelang Ramadhan 1446 Hijriah Tahun 2025, ketersediaan pangan di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, dipastikan mencukupi. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat, Ekadiana Oktavia, mengatakan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, stok pangan saat ini masih terjaga dengan baik.

“Dari hasil pemantauan kita di lapangan, stok pangan masih mencukupi dan tidak ada kendala yang ditemui. Kami juga terus melakukan pemantauan,” ujar Ekadiana di Simpang Empat, Sabtu.

Menurutnya, setiap pekan pihaknya selalu melakukan pendataan ketersediaan pangan. Jika ditemukan adanya kelangkaan atau lonjakan harga, pihaknya siap menggelar bazar pangan murah untuk meringankan masyarakat.

Berikut rincian ketersediaan pangan di Pasaman Barat:

– Beras: Ketersediaan mencapai 7.649,16 ton, dengan kebutuhan 3.681,21 ton. Sebagian besar berasal dari produksi lokal, sebanyak 5.225 ton.

– Jagung: Tersedia 18.980 ton, dengan kebutuhan 23,75 ton. Seluruhnya berasal dari produksi lokal, mengingat Pasaman Barat adalah sentra jagung.

– Cabai Rawit: Ketersediaan mencapai 298,64 ton, dengan 275 ton berasal dari produksi lokal.

– Cabai Merah: Tersedia 302,50 ton, dengan kebutuhan 185,59 ton. Sebagian besar berasal dari produksi lokal, sebanyak 125 ton.

– Bawang Putih: Tersedia 98,75 ton, dengan kebutuhan 43,73 ton, yang berasal dari Solok, Bukittinggi, dan Alahan Panjang.

– Bawang Merah: Ketersediaan 201,22 ton, dengan kebutuhan 135,45 ton. Sebagian besar berasal dari luar daerah, terutama Bukittinggi, Solok, dan Alahan Panjang.

– Daging Sapi: Tersedia 113,44 ton, dengan kebutuhan 1,56 ton. Produksi lokal mencakup 100 ton, sementara sisanya berasal dari Payakumbuh.

– Daging Ayam: Ketersediaan 679,17 ton, dengan kebutuhan 190,93 ton. Sebagian besar berasal dari luar daerah, seperti Payakumbuh dan Agam.

– Gula Pasir: Tersedia 396,30 ton, dengan kebutuhan 184,11 ton.

– Minyak Goreng: Tersedia sebanyak 778 ton.

Ekadiana menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau situasi untuk memastikan ketersediaan pangan tetap stabil selama bulan Ramadhan mendatang. (rdr/ant)