JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, merombak susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Len Industri (Persero) sebagai induk Holding DEFEND ID.
Salah satu nama yang mencuri perhatian dalam susunan baru tersebut adalah Arkamelvi Karmani, yang ditunjuk sebagai Komisaris Independen.
Arkamelvi Karmani bukanlah sosok baru dalam dunia kepemimpinan dan pengabdian. Ia merupakan putra Minangkabau yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai organisasi sosial dan pembangunan.
Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Umum Fonds Pembangunan Rakyat Koto Anau (Foperka), sebuah organisasi yang berkontribusi dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di kampung halamannya.
Selain kiprahnya dalam Foperka, Arkamelvi juga memiliki rekam jejak panjang dalam dunia militer. Ia baru saja purna tugas dari dinas TNI dengan pangkat Mayor Jenderal di bulan ini.
Dengan pengalaman panjangnya dalam strategi, kepemimpinan, serta pengelolaan sumber daya, kehadirannya di jajaran komisaris PT Len Industri diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam mendukung transformasi perusahaan.
Menteri BUMN Erick Thohir berharap perubahan susunan direksi dan komisaris ini dapat memperkuat posisi PT Len Industri dalam menghadapi tantangan industri pertahanan nasional ke depan.
Arkamelvi Karmani, dengan latar belakangnya yang kaya pengalaman, dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perusahaan.
Selain Arkamelvi, sejumlah nama baru juga menduduki posisi strategis di PT Len Industri. Tri Budi Utomo ditunjuk sebagai Komisaris Utama menggantikan Muhammad Herindra, sementara Bobby Rasyidin kini menjabat sebagai Komisaris.
Joga Dharma Setiawan diangkat sebagai Direktur Utama menggantikan Bobby Rasyidin, dengan Irwan Ibrahim, Yessy Kurnia Dyah W, dan Iqbal Fikri masing-masing menempati posisi Direktur Bisnis dan Kerjasama, Direktur Keuangan, serta Direktur Operasi.
Dengan komposisi baru ini, PT Len Industri diharapkan semakin berkembang dan berinovasi, memperkuat perannya dalam mendukung kemandirian industri pertahanan Indonesia. (rdr)






