EKONOMI

BI Siapkan Rp180,9 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran 2025, Pendaftaran Wajib lewat Aplikasi Pintar

0
×

BI Siapkan Rp180,9 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran 2025, Pendaftaran Wajib lewat Aplikasi Pintar

Sebarkan artikel ini
Volatilitas Nilai Tukar Rupiah. Tumpukan uang rupiah di sebuah tempat penukarang uang di Jakarta, Senin (22/2/2021). Pada awal 2021, nilai tukar rupiah terus menunjukkan tren positif disebabkan aliran masuk investasi asing langsung (FDI). BI juga terus melanjutkan kebijakan menjaga volatilitas nilai tukar rupiah yang aman. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Volatilitas Nilai Tukar Rupiah. Tumpukan uang rupiah di sebuah tempat penukarang uang di Jakarta, Senin (22/2/2021). Pada awal 2021, nilai tukar rupiah terus menunjukkan tren positif disebabkan aliran masuk investasi asing langsung (FDI). BI juga terus melanjutkan kebijakan menjaga volatilitas nilai tukar rupiah yang aman. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Bank Indonesia (BI) kembali menggelar program penukaran uang baru untuk periode Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah melalui program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2025, yang akan berlangsung pada 3-27 Maret 2025.

Deputi Gubernur BI, Doni Primanto Joewono, menjelaskan bahwa kebutuhan uang tunai saat Idul Fitri hampir mencapai 25 persen dari total kebutuhan uang kartal sepanjang tahun. Oleh karena itu, program ini menjadi momen penting untuk mendistribusikan uang tunai ke masyarakat.

“Memang kebutuhan uang tunai di Idul Fitri itu hampir 25 persen dari seluruh kebutuhan uang kartal selama setahun. Ini adalah momen yang sangat penting untuk mendistribusikan uang tunai,” ujar Doni di Jakarta, Rabu.

Pada program SERAMBI 2025, BI menyiapkan Rp180,9 triliun, meskipun jumlah tersebut lebih rendah 1,6 persen dibandingkan dengan alokasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp183,8 triliun. Pengurangan ini mempertimbangkan semakin meluasnya penggunaan metode pembayaran non-tunai di masyarakat, termasuk dalam tradisi membagikan uang kepada kerabat saat lebaran.

Walaupun jumlah uang yang disediakan sedikit berkurang, BI meningkatkan nominal penukaran uang per individu, dari sebelumnya Rp4 juta menjadi Rp4,3 juta pada tahun ini.

Penukaran uang akan dilakukan di sekitar 4.000 lokasi, dengan 1.200 di antaranya dikelola langsung oleh BI, sementara sisanya bekerja sama dengan pihak perbankan. Tiga jenis layanan penukaran akan disediakan, yaitu layanan penukaran uang keliling reguler di tempat-tempat ibadah, layanan penukaran uang bersama perbankan, dan layanan penukaran uang tematik.

Untuk menghindari keramaian dan antrean panjang, BI akan memanfaatkan platform online pintar.bi.go.id. Dengan sistem ini, nasabah wajib mendaftar terlebih dahulu sebelum melakukan penukaran uang, sehingga prosesnya lebih teratur dan informasi lebih mudah diakses.

“Demi mengurangi kerumunan, kami tidak lagi menerima penukaran uang secara langsung tanpa pendaftaran. Semua nasabah harus masuk terlebih dahulu ke aplikasi pintar.bi.go.id untuk memastikan proses penukaran berjalan lebih rapi dan terorganisir,” tandas Doni. (rdr/ant)