PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) terus mengintensifkan sosialisasi penerimaan calon anggota Polri melalui jalur santri, yang diprogramkan oleh Kapolri pada 2025. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi santri di Sumbar untuk bergabung dalam institusi Polri.
Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan, “Sosialisasi kami lakukan secara masif agar lebih banyak santri dari Sumbar yang mendaftar tahun ini.”
Meskipun animo pendaftar dari jalur santri dan penghafal Al-Qur’an di Sumbar masih terbilang rendah, pendaftaran masih dibuka hingga 6 Maret 2025. Dwi mengajak seluruh santri untuk segera mendaftar dan memanfaatkan kesempatan ini.
Sosialisasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari Kapolda hingga jajaran Polres di 19 kabupaten/kota. Di pondok pesantren, sosialisasi dipimpin oleh Kepala Polres dan Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) setempat.
Dwi juga menyampaikan, untuk tahun ini, Polri membuka kesempatan bagi santri yang hafal Al-Qur’an minimal 10 juz, dengan kuota penerimaan di Sumbar sekitar 150 orang.
“Saya imbau kepada santri terbaik, terutama hafiz Al-Qur’an, untuk segera mendaftar,” ujar Dwi.
Polda Sumbar juga menjamin proses rekrutmen tanpa biaya, transparan, dan tanpa pungutan apapun. Dwi menegaskan, jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang, hal tersebut adalah penipuan dan harus segera dilaporkan ke polisi.
Pihaknya terus memperketat pengawasan untuk mengantisipasi pungutan liar selama proses rekrutmen. (rdr/ant)






