PADANG

Damkar Padang Edukasi Penanganan Kebakaran di Sekolah, Siswa-Guru Diberi Pelatihan Langsung

0
×

Damkar Padang Edukasi Penanganan Kebakaran di Sekolah, Siswa-Guru Diberi Pelatihan Langsung

Sebarkan artikel ini
Pemadam Kebakaran Kota Padang menunjukkan cara memadamkan api. ANTARA/HO-Pemko Padang

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Sumatera Barat, menggelar program edukasi penanganan kebakaran melalui “Damkar Goes to School” yang menyasar siswa dan tenaga pendidik. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang tata cara penanganan kebakaran di kalangan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.

Kepala Seksi Pencegahan Damkar Kota Padang, Roni Saputra, menyatakan bahwa edukasi yang diberikan tidak hanya berupa teori, tetapi juga praktek langsung. “Kami mengajak peserta untuk berlatih secara langsung dalam menangani kebakaran,” ujarnya usai memberikan materi di SMP Negeri 8 Kota Padang, Kamis.

Roni menjelaskan bahwa penyebab kebakaran yang paling sering terjadi adalah korsleting listrik dan api dari kompor yang lupa dimatikan. Oleh karena itu, siswa dan guru yang mengikuti pelatihan diharapkan bisa lebih waspada terhadap potensi sumber api saat hendak meninggalkan rumah.

“Setelah pelatihan, kami berharap siswa dan guru bisa menjadikan kewaspadaan terhadap sumber api ini sebagai kebiasaan sehari-hari,” tambahnya.

Saat kebakaran terjadi, Roni mengingatkan pentingnya untuk tetap tenang dan tidak panik. “Jika apinya kecil, bisa dipadamkan menggunakan handuk basah atau alat pemadam api. Namun, jika api membesar, segera hubungi pemadam kebakaran,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMPN 8, Ratna Wati, mengapresiasi edukasi yang diberikan oleh Damkar Padang. Ia mengungkapkan bahwa siswa dan guru sangat antusias mengikuti sesi praktik memadamkan api. “Penanganan awal yang tepat dapat mengurangi dampak kebakaran, dan pengetahuan ini penting untuk disebarkan ke keluarga dan lingkungan sekitar,” kata Ratna.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diteruskan kepada orang lain, sehingga kebiasaan aman terhadap kebakaran dapat semakin luas di kalangan masyarakat. (rdr/ant)