PADANG, RADARSUMBAR.COM – Festival Siti Nurbaya 2025 yang digelar Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), tak hanya menyajikan kesenian dan kebudayaan, tetapi juga mengenalkan dunia animasi kepada generasi muda dan pengunjung festival. Salah satu yang menarik perhatian adalah stan khusus yang disediakan untuk animator muda asal Sumbar, Iqbal Inyiak, pendiri Clera Studio. Ia memamerkan karya animasi yang diangkat dari novel legendaris Siti Nurbaya karya Marah Rusli.
“Dalam festival ini, saya menampilkan karya animasi berjudul Siti Nurbaya yang diadaptasi dari novel klasik,” kata Iqbal Inyiak di Padang, Minggu. Ia menambahkan, karya animasi berdurasi satu menit itu bercerita tentang bagian awal dari novel Siti Nurbaya.
Karya animasi yang diputar di layar festival ini menarik perhatian pengunjung yang ingin melihat bagaimana cerita legendaris tersebut dihadirkan dalam format modern. “Ini pertama kalinya cerita Siti Nurbaya diadaptasi ke dalam media animasi. Dengan penggunaan media baru, karya ini mengangkat cerita klasik ke dalam format yang lebih segar dan menarik,” kata Iqbal.
Proses produksi animasi satu menit tersebut memakan waktu hampir satu bulan. Iqbal bercita-cita untuk mengembangkan animasi tersebut menjadi sebuah cerita utuh yang nantinya bisa menjadi film animasi layar lebar yang dapat dinikmati lebih luas. Selain menampilkan animasi, ia juga memamerkan produk turunan lain dari karya animasi yang dapat dinikmati pengunjung festival.
Festival Siti Nurbaya 2025 yang berlangsung dari 7-9 Februari ini merupakan acara tahunan di Padang yang bertempat di destinasi wisata Kota Tua Padang. Penjabat Wali Kota Padang, Andree Algmar, mengatakan bahwa festival tahun ini lebih menarik dan beragam karena digabungkan dengan perayaan Cap Go Meh. Hal ini menonjolkan kekayaan budaya yang telah tumbuh dan berakar di Padang melalui keberagaman etnis.
“Festival Siti Nurbaya tahun ini menggabungkan unsur sastra dan pariwisata di Kota Padang. Pengunjung bisa menikmati berbagai pertunjukan seni menarik, bazar UMKM, pameran, video mapping, dan diskusi literasi,” ujar Andree.
Festival Siti Nurbaya 2025 juga terpilih sebagai salah satu kegiatan dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) 2025 dari Sumatera Barat. Pemerintah berharap, acara ini dapat memberikan dorongan bagi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif Kota Padang. (rdr/ant)






