PASAMAN

Pemkab Pasaman Ajukan Anggaran Rp10 Miliar Bangun Perpustakaan Baru, Dukung Minat Baca Masyarakat

0
×

Pemkab Pasaman Ajukan Anggaran Rp10 Miliar Bangun Perpustakaan Baru, Dukung Minat Baca Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pasaman, Jumat (7/2/2025).ANTARA/Heri Sumarno

LUBUKSIKAPING, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Pasaman mengajukan anggaran sebesar Rp10 miliar ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) untuk pembangunan gedung perpustakaan yang representatif pada tahun ini. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pasaman, Taharuddin, menyatakan bahwa saat ini layanan perpustakaan daerah masih terbatas dan tidak memadai, karena masih satu atap dengan kantor kearsipan.

Taharuddin menjelaskan bahwa ruang yang sempit dan kondisi yang kurang optimal membuat layanan perpustakaan tidak dapat maksimal. Oleh karena itu, Pemkab Pasaman mengajukan proposal pembangunan gedung perpustakaan baru agar lebih mendukung minat baca masyarakat.

“Gedung perpustakaan yang ada saat ini merupakan bekas rumah dinas Wakil Bupati, yang tidak mencukupi luas dan fasilitas. Kami sudah menyiapkan tanah seluas 3.000 meter persegi di lokasi strategis dekat Pasaman Islamic Center (PIC) dan pusat kota Lubuk Sikaping,” terang Taharuddin.

Sesuai dengan permintaan Perpusnas RI, tanah yang disediakan sudah memadai untuk pembangunan gedung perpustakaan. Pemkab Pasaman berharap dana dari DAK (Dana Alokasi Khusus) dapat segera terealisasi untuk mendukung layanan perpustakaan yang lebih baik.

Dalam proposal, telah disertakan gambaran umum desain bangunan serta fasilitas yang akan ada di gedung perpustakaan baru tersebut. Pemkab Pasaman optimis bahwa pembangunan gedung perpustakaan ini dapat mendongkrak minat baca masyarakat, yang tercermin dari nilai Tingkat Gemar Membaca (TGM) Pasaman yang tinggi, yakni 77,04, termasuk kategori tinggi di Provinsi Sumatera Barat.

“Peningkatan TGM ini dapat berkontribusi pada pembangunan bangsa secara keseluruhan,” tambah Taharuddin.

Meski terbatas fasilitas, Dinas Perpustakaan Pasaman terus berupaya memberikan layanan maksimal, termasuk melalui pustaka digital, lomba-lomba literasi, serta pembinaan pustakawan di sekolah-sekolah. (rdr/ant)