PADANG

Lima Petak Bangunan Terbakar di Simpang Maut Padang, Kerugian Diperkirakan Rp1 Miliar

0
×

Lima Petak Bangunan Terbakar di Simpang Maut Padang, Kerugian Diperkirakan Rp1 Miliar

Sebarkan artikel ini
Lima petak bangunan hangus setelah dihajar kebakaran hebat di kawasan Simpang Maut, Lubuk Minturun, Kota Padang, Selasa (4/2/2025) pagi. (dok. Humas Damkar)
Lima petak bangunan hangus setelah dihajar kebakaran hebat di kawasan Simpang Maut, Lubuk Minturun, Kota Padang, Selasa (4/2/2025) pagi. (dok. Humas Damkar)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah toko dan gudang kayu manis yang terletak di Simpang Maut, Jalan Lubuk Minturun Raya, Kelurahan Tabing Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada Selasa (4/2/2025).

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 08.53 WIB dan segera dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang. Menurut laporan, unit pemadam kebakaran diberangkatkan pada pukul 08.56 WIB dan tiba di lokasi kejadian pukul 09.05 WIB.

Proses pemadaman berhasil diselesaikan pada pukul 09.50 WIB setelah melibatkan tujuh unit damkar dari Kota Padang dan satu unit damkar milik TNI AU, dengan total 70 personel.

Berdasarkan keterangan saksi, Silvania (50) dan Yurniati (55) kepada petugas Damkar, api pertama kali terlihat dari sebuah warung sate yang diduga sedang memasak ketupat.

Api kemudian dengan cepat menyebar ke toko dan gudang kayu manis di sekitarnya. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

“Insiden ini menghanguskan lima petak bangunan dengan luas area terdampak sekitar 26 x 7 meter persegi,” ujar Kabid Operasional Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi.

Sebanyak lima kepala keluarga dengan total 12 penghuni terdampak oleh kebakaran ini, namun tidak ada korban luka maupun korban jiwa.

“Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp1 miliar, sementara aset senilai Rp2 miliar berhasil diselamatkan. Selain itu, tujuh bangunan lain berpotensi terdampak dengan luas area sekitar 100 meter persegi,” katanya.

Pemilik serta pengontrak toko dan gudang yang terdampak dalam peristiwa ini antara lain Albiner Sinaga (50)  pengontrak toko sembako, Iwis (35) pengontrak warung sate, Desy (48) pengontrak toko laundry, Zico (28) pengontrak gudang kayu manis serta satu toko dalam kondisi kosong.

Lokasi kejadian berada di area padat pertokoan dan jalan utama, menyebabkan kepadatan lalu lintas saat proses pemadaman berlangsung. Lima bangunan mengalami kerusakan berat akibat kebakaran ini.

Penanganan kebakaran di Simpang Maut ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Damkar Kota Padang, Polri, TNI AD, TNI AU, PMI, POLPP, PLN, serta pihak Kecamatan/Kelurahan.

Informasi mengenai kejadian ini pertama kali disampaikan oleh Peleton B Damkar Kota Padang. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran. (rdr)