AGAM

Kunjungan Wisatawan 2024 Naik Signifikan, Pemkab Agam Dorong Desa Adat Tingkatkan Kolaborasi

0
×

Kunjungan Wisatawan 2024 Naik Signifikan, Pemkab Agam Dorong Desa Adat Tingkatkan Kolaborasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam Dedi Asmar. Dok Antara/Yusrizal

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mendorong nagari atau desa adat untuk berkolaborasi dalam mengembangkan potensi wisata daerah, dengan harapan bisa menciptakan desa wisata yang akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Setiap nagari memiliki potensi wisata yang bisa dikembangkan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam, Dedi Asmar, di Lubuk Basung, Rabu (29/1).

Dedi menjelaskan, Pemkab Agam mengajak nagari, pelaku usaha, perantau, dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengembangkan potensi wisata. Salah satunya adalah dengan membersihkan akses menuju objek wisata, mengadakan atraksi, dan berbagai kegiatan lain yang bisa menarik perhatian pengunjung.

“Rata-rata setiap objek wisata memiliki atraksi, dan ini akan kita maksimalkan lagi,” katanya.

Dedi menambahkan, inovasi terus dilakukan oleh pemerintah untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan. Pada 2024, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Agam tercatat sebanyak 913.330 orang, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2023 yang hanya mencapai 878.674 orang.

“Kunjungan wisatawan nusantara pada 2024 meningkat 18.826 orang atau 3,94 persen dibandingkan 2023,” jelasnya.

Dedi juga menyebutkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan tersebut melampaui target yang ditetapkan untuk tahun 2024, yang sebesar 897.500 orang. Wisatawan tersebut mengunjungi 46 objek wisata di Agam, termasuk empat objek wisata yang dikelola langsung oleh pemerintah daerah.

“Selain itu, kunjungan wisatawan mancanegara juga mengalami peningkatan 25,81 persen, dari 13.741 orang pada 2023 menjadi 17.387 orang pada 2024,” ungkap Dedi.

Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara pada 2024 mencapai 3.546 orang, yang menunjukkan tren positif dalam sektor pariwisata di Kabupaten Agam. (rdr/ant)