JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hujan ringan akan terjadi di sejumlah kota besar pada Selasa, 28 Januari 2025. Prakirawan BMKG, Yohanes A. K, dalam sebuah siaran langsung melalui kanal YouTube yang disaksikan di Jakarta, mengungkapkan cuaca yang diperkirakan akan melanda berbagai wilayah di Indonesia, dimulai dari Pulau Sumatra.
Sumatra: Cuaca hujan ringan diperkirakan akan terjadi di Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, dan Padang. Namun, masyarakat di Pekanbaru perlu waspada terhadap potensi hujan petir yang mungkin terjadi.
Di wilayah lain, seperti Bengkulu, Palembang, dan Pangkal Pinang, diprakirakan hujan ringan. Sebaliknya, Jambi dan Bandar Lampung berpotensi mengalami hujan petir.
Pulau Jawa: Secara umum, cuaca di wilayah Pulau Jawa akan didominasi hujan ringan, termasuk di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Kota Serang diprediksi mengalami hujan petir.
Bali dan Nusa Tenggara: Di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, cuaca Mataram diprakirakan berawan tebal, sementara Denpasar akan mengalami hujan sedang. Waspadai potensi hujan petir di Kupang.
Kalimantan: Di Pulau Kalimantan, Pontianak diprediksi akan mengalami hujan ringan, sementara Tanjung Selor, Palangkaraya, Samarinda, dan Banjarmasin berisiko dilanda hujan disertai petir.
Sulawesi: Di Sulawesi, cuaca hujan ringan diprakirakan akan terjadi di Makassar, Palu, dan Gorontalo. Kendari diperkirakan akan mengalami hujan sedang, sedangkan Mamuju dan Manado berpotensi dihujani hujan petir.
Indonesia Timur: Di wilayah timur Indonesia, Manokwari diprediksi berawan tebal, sedangkan Jayapura berisiko dilanda kabut atau asap. Hujan ringan akan terjadi di Ambon, Ternate, Sorong, dan Jayawijaya, sementara Nabire diprakirakan akan mengalami hujan sedang. Waspadai juga potensi hujan petir di Merauke.
BMKG juga mengingatkan potensi banjir rob yang dapat melanda pesisir Kepulauan Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Barat, Banten, utara Jakarta, pesisir Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan pesisir Kalimantan Utara. Masyarakat di daerah tersebut diminta untuk tetap waspada. (rdr/ant)







