PARIAMAN

Desa Kampung Gadang Pariaman Launching Kampung Jepang

0
×

Desa Kampung Gadang Pariaman Launching Kampung Jepang

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Kepala Desa Kampung Gadang, Kota Pariaman dengan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Pariaman. Antara/HO-Diskominfo Pariaman

PARIAMAN, RADARSUMBAR.COM – Desa Kampung Gadang, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat, kini menjadi satu-satunya desa di Kota Pariaman yang meluncurkan konsep Kampung Jepang. Peluncuran ini membuka peluang emas bagi warga desa untuk mengembangkan keterampilan bahasa dan kesempatan bekerja di Jepang.

Kepala Desa Kampung Gadang, Amri Maldi, menyampaikan terima kasih kepada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Kota Pariaman yang telah memilih desa ini sebagai pilot project Kampung Jepang. “Ini adalah kesempatan emas yang sangat berharga bagi kami. Terima kasih kepada DPMPTSP Naker yang telah menjadikan Desa Kampung Gadang sebagai contoh untuk program ini,” ujar Amri Maldi, Sabtu (25/1).

Konsep Kampung Jepang dimulai dengan merekrut warga desa yang masih bersekolah di SMA/SMK sederajat, minimal kelas 2 dan 3, serta lulusan sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan. Melalui dana desa, mereka akan mengikuti program pendidikan bahasa Jepang dan bahasa Inggris.

“Kami akan bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Padang Nihon Go Gakuin (PNGG) dan DPMPTSP Naker Kota Pariaman untuk menyeleksi dan mendidik warga Desa Kampung Gadang dalam bahasa Jepang dan bahasa Inggris. Harapannya, mereka siap bersaing dengan kota-kota lain dan dapat bekerja di Jepang melalui mitra kami, Mr. Ueda Hatsuo, yang siap menempatkan mereka sesuai dengan kebutuhan perusahaan di Jepang,” jelasnya.

Amri Maldi mengungkapkan rasa terima kasih kepada Mr. Ueda Hatsuo, mitra kerja dari Tokyo, yang turut hadir di Desa Kampung Gadang. Ia menyebutkan bahwa Kampung Gadang menjadi satu-satunya desa di Kota Pariaman yang memulai pendidikan kursus bahasa Jepang, yang akan membuka peluang kerja internasional bagi warganya.

“Semoga program Kampung Jepang ini dapat melahirkan warga yang siap berkompetisi dan bekerja di Jepang, serta mengubah nasib keluarga mereka ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Amri juga mengapresiasi peran Sensei Mukti, putra daerah yang menjadi penerjemah Mr. Ueda Hatsuo, atas usahanya dalam mewujudkan Kampung Jepang di Desa Kampung Gadang. Ia berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kota Pariaman.

Mr. Ueda Hatsuo, mitra kerja dari Tokyo, mengungkapkan bahwa kedatangannya ke Indonesia adalah untuk membantu generasi muda Kota Pariaman yang berminat belajar bahasa Jepang. “Setelah mereka belajar, mereka mungkin akan bekerja sama dengan kami untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja di Jepang. Saya berharap yang terbaik untuk mereka,” tuturnya. (rdr/ant)