PADANGARO, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang telah menyebabkan satu korban jiwa di daerah tersebut.
Sekretaris Daerah Solok Selatan, Syamsurizaldi, meminta Dinas Kesehatan segera merespons kejadian ini. Ia juga meminta Asisten Pemerintahan dan Kesra untuk menginstruksikan Camat dan Wali Nagari agar mengadakan gotong royong, terutama di area-area dengan saluran air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebar DBD.
Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Pendewal, mengonfirmasi bahwa DBD telah menyebabkan satu orang meninggal dunia di Ranah Pantai Cermin, Kecamatan Sangir Batang Hari. “Ini sudah memakan korban jiwa, dan kami akan menetapkannya sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB),” katanya.
Beberapa langkah cepat yang harus diambil oleh masyarakat adalah memastikan tidak ada genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk. Selain itu, Dinas Kesehatan juga akan melakukan pembasmian nyamuk dewasa atau fogging di daerah yang terpapar.
Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus Dengue, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus yang terinfeksi. Penyakit ini biasanya meningkat pada musim hujan, ketika nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak lebih pesat, terutama di daerah yang padat penduduk. (rdr/ant)




