PADANG

Pesantren Ramadan di Padang Resmi Dimulai, Wawako Ekos Albar: Wujudkan Generasi Penerus Qurani dan Berakhlak Mulia

1
×

Pesantren Ramadan di Padang Resmi Dimulai, Wawako Ekos Albar: Wujudkan Generasi Penerus Qurani dan Berakhlak Mulia

Sebarkan artikel ini
Wawako Padang, Ekos Albar berharap Pesantren Ramadan bisa mencetak generasi Qurani dan berakhlak mulia. (Foto: Dok. Prokopim)
Wawako Padang, Ekos Albar berharap Pesantren Ramadan bisa mencetak generasi Qurani dan berakhlak mulia. (Foto: Dok. Prokopim)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kegiatan Pesantren Ramadan 1445 Hijriah bagi peserta didik tingkat SD, SMP dan SMA sederajat di Kota Padang, serentak dimulai Kamis ini (14/3/2024).

Program keagamaan yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemko) Padang itu berlangsung dari tanggal 14 Maret hingga 5 April 2024, dengan mengangkat tema ‘Wasilah Melahirkan Kepemimpinan Islami pada Generasi Muda Kota Padang’.

“Kegiatan ini merupakan program khusus untuk membentuk generasi muda Kota Padang yang qurani, berkarakter dan berakhlak mulia. Selama pelaksanaan anak-anak akan ditempa ilmu agama begitu pula kegiatan ekstrakurikuler keagaamaan lainnya,” kata Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Ekos Albar di Masjid Nurul Yaqin Berok Siteba, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kamis (14/3/2024) pagi.

Baca Juga  Wako Fadly Amran Kumpulkan Pemangku Kepentingan di Pantai Air Manis, Pemko Padang Siapkan Revitalisasi Wisata

Ekos Albar mengatakan, program Pesantren Ramadan telah berlangsung selama 20 tahun. Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun sebagai pengganti jam belajar bagi murid SD, SMP ataupun SMA sederajat sewaktu di bulan Ramadan.

“Semoga pelaksanaan Pesantren Ramadan tahun ini berjalan dengan lebih baik. Kesuksesan kegiatan ini butuh dukungan dan dorongan dari semua pihak. Baik pengurus masjid, para guru, instruktur serta elemen masyarakat dan terutama dari keluarga peserta didik di rumah,” katanya.

Baca Juga  Pemko Padang Siapkan Kuliah Gratis ke Luar Negeri untuk Siswa Kurang Mampu

Pesantren Ramadan kali ini diikuti peserta sebanyak 87.304 orang (sebelumnya disebutkan 80.372 orang). Peserta kegiatan terdiri dari murid SD dan MIN dari kelas 4 hingga kelas 6, lalu murid SMP dan SMA sederajat. Sekitar 1.800 lebih masjid dan mushalla jadi tempat pelaksanaan kegiatan tersebut. (rdr)