DHARMASRAYA

Satpol PP-Damkar Dharmasraya Berhentikan Salah Satu Oknum Praja Wanita, Diduga Terlibat Cinta Sesama Jenis

5
×

Satpol PP-Damkar Dharmasraya Berhentikan Salah Satu Oknum Praja Wanita, Diduga Terlibat Cinta Sesama Jenis

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar salah satu oknum Satpol PP-Damkar Kabupaten Dharmasraya yang diduga terlibat cinta sesama jenis. (Foto: Dok. Istimewa)
Tangkapan layar salah satu oknum Satpol PP-Damkar Kabupaten Dharmasraya yang diduga terlibat cinta sesama jenis. (Foto: Dok. Istimewa)

PULAU PUNJUNG, RADARSUMBAR.COM – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kabupaten Dharmasraya mengeklaim telah memberhentikan oknum anggota perempuannya.

Pemberhentian oknum Praja Wanita berinisial RPY tersebut diduga buntut keterlibatan dirinya dalam cinta sesama jenis atau Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

“Itu memang anggota saya, sudah kami berhentikan atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhitung hari ini,” kata Kepala Satpol PP-Damkar Kabupaten Dharmasraya, Safrudin kepada Radarsumbar.com via seluler, Rabu (25/7/2023) malam.

Baca Juga  Hadiri Panen Raya di Nagari Tiumang, Cabup Annisa Diminta Perjuangkan Kuota Pupuk untuk Dharmasraya

Safrudin mengatakan, dalam video yang kadung beredar di beberapa grup percakapan WhatsApp tersebut, hanya terdapat satu eks anak buahnya.

“(Dalam video), hanya satu yang (berstatus) anggota Satpol PP-Damkar (Kabupaten Dharmasraya),” katanya.

Namun, Safrudin tidak menjelaskan secara gamblang terkait langkah Satpol PP-Damkar untuk mempolisikan RPY dan rekan perempuannya.

Pasalnya, dalam salah satu potongan video, RPY terlihat menggunakan seragam Satpol PP tengah berada di dalam salah satu kamar bersama rekannya.

Mirisnya, rekan perempuan eks anggota Satpol PP-Damkar Kabupaten Dharmasraya itu sempat menyentuh organ vital RPY.

Baca Juga  Pemkab Dharmasraya Siapkan Program Cek Kesehatan Gratis, Kado Ulang Tahun untuk Masyarakat

“Kalau hal (mempolisikan) ini belum kami bahas, kami fokus masalah etik dulu, mohon izin mau salat dulu,” tutur Safrudin. (rdr)