SUMBAR

Jembatan Kembar Padang Panjang Dipastikan Bisa Dilalui saat Idul Fitri

1
×

Jembatan Kembar Padang Panjang Dipastikan Bisa Dilalui saat Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
Kondisi jembatan kembar Padang Panjang saat ini masih dalam perbaikan. (dok. istimewa)
Kondisi jembatan kembar Padang Panjang saat ini masih dalam perbaikan. (dok. istimewa)

PADANG PANJANG, RADARSUMBAR.COM – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) memastikan Jembatan Kembar yang berada di batas Kota Padang Panjang tidak mengalami penurunan kondisi pascabencana akhir 2025 dan akan berfungsi total pada H-10 hingga H+10 Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Saat ini hanya difungsikan satu jembatan, namun pekerjaan di bagian kanan bornya sudah selesai, jadi nanti di H-10 sampai H+10 akan difungsikan dua-duanya,” kata Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi di Kota Padang, Sabtu.

Elsa memastikan alat-alat yang digunakan untuk pengerjaan perbaikan jembatan akan segera dipindahkan. Tujuannya agar saat arus mudik maupun arus balik kedua jembatan dapat dilalui oleh pengendara tanpa adanya hambatan.

Baca Juga  Awasi Ketersediaan-Harga Pangan, Polda Sumbar Siap Tindak Penimbun Sembako

Secara umum, ia mengatakan hal yang perlu diamankan oleh pihak-pihak terkait hanyalah sisi-sisi jembatan dari gerusan sungai, sedangkan untuk kondisi jembatan sebenarnya tidak mengalami penurunan.

“Untuk lalu lintas, bisa dilalui oleh kendaraan roda empat. Kemudian untuk truk seperti pengangkut bahan bakar minyak nantinya mengikuti Surat Keputusan (SK) Gubernur,” katanya.

Berdasarkan pengecekan BPJN, secara struktur sebenarnya jembatan tersebut dapat dilalui oleh kendaraan dengan berat sesuai ketentuan jalan nasional yakni maksimal Muatan Sumbu Terberat 10 ton (MST 10).

Baca Juga  Ratusan Titik Longsor di Aceh, BPJN Kerahkan 256 Alat Berat

Pada kesempatan itu, ia turut menyinggung kemantapan badan jalan di sekitar Kawasan Lembah Anai pascabencana, hingga saat ini BPJN masih fokus pada penguatan badan jalan itu sendiri.

Ia mengatakan semua titik sudah dilakukan perbaikan dan selanjutnya akan dilakukan penutupan lubang-lubang di badan jalan. Targetnya Juli 2026 tidak ada lagi jalan yang berlubang.

Terakhir, BPJN akan menyiagakan alat berat agar tim dapat langsung bergerak cepat di lapangan jika terjadi longsor mengingat kawasan Lembah Anai berada di wilayah perbukitan. (rdr/ant)