EKONOMI

Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Tetap hingga Idul Fitri

4
×

Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Tetap hingga Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
Pengisian BBM bersubsidi di salah satu SPBU (ANTARA/HO Pertamina)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga Hari Raya Idul Fitri 2026.

Hal tersebut disampaikannya menjelang rapat terbatas bersama Prabowo Subianto yang akan membahas sejumlah isu strategis nasional, terutama di sektor energi dan pangan, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

“Untuk harga BBM subsidi, saya pastikan bahwa sampai dengan Hari Raya tidak ada kenaikan apa-apa, sekalipun ada kenaikan harga minyak akibat perang Israel, Amerika, dan Iran,” kata Bahlil.

Baca Juga  Dinkes Pasbar Siapkan Tenaga Kesehatan di 6 Posko Terpadu Lebaran

Ia mengatakan pemerintah saat ini fokus menjaga stabilitas pasokan kebutuhan pokok, energi, termasuk LPG, serta berbagai aspek ekonomi nasional selama bulan suci Ramadhan.

Terkait dinamika global, Bahlil mengakui adanya ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat, sehingga memicu fluktuasi harga minyak dunia.

Namun demikian, menurut dia, kondisi tersebut tidak akan mempengaruhi harga BBM subsidi di dalam negeri hingga Lebaran.

Bahlil juga menyampaikan bahwa pemerintah sebelumnya telah menggelar rapat bersama Dewan Energi Nasional guna mengantisipasi kebutuhan energi menjelang Idul Fitri. Dari hasil rapat tersebut, stok BBM maupun LPG dipastikan dalam kondisi aman.

Baca Juga  Kantor SAR Mentawai Kerahkan 43 Personel saat Libur Lebaran, Ini Tugasnya

“Stok BBM kita untuk menjelang Hari Raya Idul Fitri insyaallah semua aman, termasuk dengan LPG,” ujarnya.

Sementara itu, untuk BBM non-subsidi, ia menjelaskan penetapan harganya mengikuti mekanisme pasar sesuai regulasi yang berlaku, yakni Peraturan Menteri ESDM tahun 2022.

Dengan skema tersebut, harga BBM non-subsidi dapat menyesuaikan perkembangan harga minyak dunia.

Pemerintah, lanjut Bahlil, berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga energi agar masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang. (rdr/ant)