JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Pereli Indonesia Julian Johan mengingatkan masyarakat yang akan mudik Lebaran menggunakan kendaraan pribadi agar memeriksa kondisi komponen penting kendaraan, terutama ban.
“Ban menjadi salah satu faktor yang menentukan apakah perjalanan bisa berjalan lancar atau tidak. Tidak sedikit pemudik yang terkendala di jalan karena masalah ban,” kata pereli yang akrab disapa Jeje itu kepada ANTARA, Selasa (3/3).
Ia menekankan pentingnya pemeriksaan dan perawatan ban sebelum digunakan untuk perjalanan jarak jauh saat mudik Lebaran.
Menurutnya, banyak pengendara menganggap kondisi ban masih baik hanya dari tampilan luarnya, padahal tekanan anginnya belum tentu sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
“Sering kali bannya terlihat masih bagus, tetapi tekanan anginnya kurang atau justru terlalu tinggi,” ujarnya.
Jeje menjelaskan bahwa tekanan angin ban yang tidak sesuai anjuran pabrikan dapat meningkatkan risiko kecelakaan selama perjalanan.
“Kalau tekanan angin tidak sesuai, mobil lebih mudah kehilangan kendali atau melintir, terutama saat hujan dan saat kendaraan membawa muatan penuh,” katanya.
Selain itu, tekanan angin ban yang terlalu rendah juga berpotensi menimbulkan masalah serius, khususnya saat kendaraan digunakan untuk perjalanan jauh.
Ia mengatakan kondisi tersebut sering terjadi karena kendaraan membawa penumpang atau barang melebihi kapasitas.
“Tekanan angin yang kurang akibat kendaraan overload berpotensi menyebabkan ban meledak,” ujarnya.
“Ban meledak itu bukan karena anginnya terlalu banyak, tetapi justru karena anginnya kurang,” tambahnya. (rdr/ant)





