PASAMAN BARAT

Harga Pertamax Tembus Rp12.900, Warga Pasaman Barat Berharap Pertalite Tak Ikutan Naik

27
×

Harga Pertamax Tembus Rp12.900, Warga Pasaman Barat Berharap Pertalite Tak Ikutan Naik

Sebarkan artikel ini
Pengendara roda dua mengisi BBM di SPBU Batang Lingkin, Kabupaten Pasaman Barat. (Foto: Dedi/Radarsumbar)

SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai 1 Maret 2026. Kenaikan tersebut berlaku untuk sejumlah produk, termasuk Pertamax dan Dexlite, dengan besaran berbeda di tiap wilayah.

Pantauan di SPBU Batang Lingkin 14.263.578, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (4/3/2026), harga Dexlite tercatat Rp14.800 per liter, Pertamina Dex Rp15.100 per liter, Pertamax Rp12.900 per liter, dan Pertamax Turbo Rp13.650 per liter.

Sementara itu, harga BBM subsidi jenis Pertalite tetap Rp10.000 per liter.

Baca Juga  Pertamina Pastikan Stok BBM-LPG Aman Penuhi Kebutuhan selama Libur Nataru di Sumbar

Penyesuaian harga BBM non-subsidi ini disebut mengikuti tren harga minyak mentah global dan mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/2022.

Pengawas SPBU Batang Lingkin, Padil, membenarkan adanya kenaikan harga tersebut.

“Benar, saat ini ada dua jenis bahan bakar yang mengalami kenaikan, yaitu Pertamax dan Dexlite,” ujarnya.

Di sisi lain, sejumlah pengendara mengaku belum terlalu merasakan dampak kenaikan harga karena mayoritas masyarakat Pasaman Barat masih menggunakan Pertalite.

“Semoga kenaikan harga ini tidak berlangsung lama. Harapan kami, harga Pertalite jangan sampai naik, apalagi menjelang Lebaran pasti akan terasa berat kalau ikut naik,” kata Ip, salah seorang pengendara sepeda motor. (rdr/dedi)

Baca Juga  Kasus Dugaan Penyimpangan Lelang Kebun Sawit TKD di Pasbar Naik Penyidikan