PADANG

BMKG: Kota Padang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang

0
×

BMKG: Kota Padang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi hujan lebat. (net)
Ilustrasi hujan lebat. (net)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di kota-kota besar Indonesia umumnya akan didominasi hujan ringan hingga sedang, Selasa (3/3/2026).

Prakirawan BMKG, Afif S., melaporkan bahwa di Sumatera, kota-kota seperti Medan, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Lampung berpotensi hujan ringan hingga sedang, sementara Aceh berawan kabur. Pekanbaru dan Pangkal Pinang berpeluang hujan lebat disertai kilat.

Di Pulau Jawa, hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta, sedangkan Surabaya berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir. Di Bali, hujan lebat disertai petir berpeluang terjadi, sementara Mataram dan Kupang diperkirakan hujan ringan hingga sedang.

Baca Juga  Sistem Peringatan Dini Belum Efektif Antisipasi Tsunami Non Tektonik

Untuk Kalimantan, Samarinda dan Palangkaraya berpotensi hujan ringan hingga sedang, Tanjung Selor dan Banjarmasin hujan disertai petir, sedangkan Pontianak berawan. Di Sulawesi, Gorontalo berawan, Makassar, Kendari, Palu, dan Manado berpotensi hujan ringan hingga sedang, dan Mamuju hujan lebat disertai kilat.

Di wilayah Indonesia bagian timur, Sorong, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Merauke diprakirakan hujan ringan hingga sedang, sementara Ternate dan Jayawijaya berawan tebal.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya pada paruh pertama Maret 2026 selama periode mudik Lebaran. Secara umum, cuaca diperkirakan hujan ringan hingga sedang, namun potensi hujan lebat tetap perlu diantisipasi, terutama di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua Pegunungan.

Baca Juga  Bantu Fadly-Maigus, Andre Rosiade Siap Datangkan APBN Bangun Kota Padang

“BMKG terus melakukan pemantauan dan menyampaikan peringatan dini cuaca secara tepat waktu guna mendukung keselamatan masyarakat selama Angkutan Lebaran,” ujar Faisal. (rdr/ant)