AGAM

Gunung Marapi Erupsi Dini Hari, Status Tetap Waspada

14
×

Gunung Marapi Erupsi Dini Hari, Status Tetap Waspada

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi - Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat meletus pada Minggu (1/3/2026) pukul 15.11 WIB. ANTARA/HO-Humas PGA Gunung Marapi/pri.

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan Gunung Marapi kembali mengalami erupsi pada Selasa pukul 02.19 WIB. Status gunung api tersebut masih berada pada Level II atau Waspada.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengatakan erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik. Namun, kolom abu tidak teramati dari pos pengamatan.

Sebelumnya, pada Minggu (28/2) sore, gunung api strato yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar itu memuntahkan abu vulkanik setinggi 1.500 meter, berdasarkan catatan Pos Gunung Api (PGA) setempat.

Baca Juga  Jelang Upacara, Kirab Merah Putih jadi Pembuka Peringatan HUT RI di Agam

“Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II/Waspada,” ujar Lana.

Badan Geologi merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Marapi, termasuk pendaki dan wisatawan, tidak memasuki atau beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas di Kawah Verbeek.

Warga yang bermukim di lembah, bantaran, dan aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi juga diminta mewaspadai potensi lahar atau banjir lahar, terutama saat hujan turun.

Apabila terjadi hujan abu, masyarakat diimbau menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan.

Baca Juga  Pohon Besar Koto Malintang Disiapkan Jadi Destinasi Baru di Agam

Selain itu, seluruh pihak diminta menjaga situasi tetap kondusif, tidak menyebarkan informasi bohong, serta tidak terpancing isu yang tidak jelas sumbernya dengan tetap mengikuti arahan pemerintah daerah.

Pemerintah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam diminta terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung serta Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi untuk memperoleh informasi terbaru terkait aktivitas gunung tersebut. (rdr/ant)